2,4 GHz / 5 GHz
Pita frekuensi Wi-Fi dengan karakteristik dan kondisi gangguan berbeda.
Contoh: Bandingkan kestabilan tiap pita di ruangan yang biasa digunakan.
Kenali 1.000 istilah jaringan internet, lengkap dengan arti dan contoh sehari-hari.
Memuat 1.000 istilah, diurutkan A–Z.
Tidak ada istilah yang cocok. Coba kata lain atau hapus filter.
Pita frekuensi Wi-Fi dengan karakteristik dan kondisi gangguan berbeda.
Contoh: Bandingkan kestabilan tiap pita di ruangan yang biasa digunakan.
Gabungan penerjemahan sisi client dan jaringan untuk mendukung aplikasi IPv4.
Contoh: Aplikasi IPv4 pada akses IPv6-only.
Kendali akses jaringan berbasis autentikasi pada port.
Contoh: Akses LAN atau Wi-Fi dengan akun.
Gabungan autentikasi, otorisasi, dan accounting.
Contoh: Pengelolaan akses pelanggan terpusat.
Attribute-Based Access Control, izin berdasarkan atribut dan kebijakan.
Contoh: Izin menurut jabatan dan lokasi akses.
Area Border Router, penghubung area OSPF.
Contoh: Router antara area cabang dan backbone.
Header jenis media yang dapat diterima client.
Contoh: Client meminta application/json.
Header pengodean isi yang diterima client.
Contoh: Browser mendukung gzip atau br.
Perangkat yang menyediakan akses Wi-Fi ke jaringan.
Contoh: Tambahan access point dapat membantu menjangkau lantai atas.
Port untuk perangkat akhir pada VLAN tertentu.
Contoh: Port komputer kantor.
Pencatatan penggunaan atau aktivitas layanan.
Contoh: Catatan penggunaan sesi hotspot.
Catatan dimulainya sesi dalam sistem accounting.
Contoh: Login berhasil memulai pencatatan.
Catatan berakhirnya sesi dalam sistem accounting.
Contoh: Putus sambungan menghasilkan catatan akhir.
Penanda pengakuan penerimaan pada TCP.
Contoh: Penerima mengakui data yang diterima.
Nomor data berikutnya yang diharapkan pada TCP.
Contoh: Penerima menyatakan bagian yang sudah diterima.
Access Control List, daftar aturan izin atau penolakan akses.
Contoh: Membatasi subnet yang boleh masuk.
Akses Ethernet dengan perangkat aktif pada jaringan distribusi.
Contoh: Sambungan Ethernet per pelanggan.
Penggabungan beberapa prefix menjadi pengumuman yang lebih ringkas.
Contoh: Merangkum subnet berdekatan.
Gangguan dari kanal yang berdekatan atau tumpang tindih.
Contoh: Pemilihan kanal yang kurang tepat.
Nilai preferensi sumber rute pada perangkat, bergantung implementasi.
Contoh: Memilih antara rute statis dan protokol.
Authentication Header, autentikasi dan integritas IP tanpa enkripsi payload.
Contoh: Penggunaan IPsec tertentu.
Waktu penggunaan media radio oleh perangkat.
Contoh: Perangkat lambat dapat memakai banyak airtime.
Pembagian kesempatan penggunaan waktu radio antarclient.
Contoh: Mengurangi dominasi perangkat tertentu.
Pemberitahuan kondisi yang memerlukan perhatian.
Contoh: Alarm link putus.
Penurunan perhatian akibat terlalu banyak peringatan.
Contoh: Alarm berulang tanpa informasi berguna.
Daftar sumber yang diberi izin khusus sesuai lingkupnya.
Contoh: Penerimaan dari sistem tepercaya.
Application-Layer Protocol Negotiation, negosiasi protokol aplikasi dalam TLS.
Contoh: Memilih h2 atau http/1.1.
Serangan yang memanfaatkan respons lebih besar daripada permintaan.
Contoh: Refleksi trafik protokol yang salah konfigurasi.
Pemusatannya energi antena dibanding acuan tertentu.
Contoh: Antena pengarah untuk link antargedung.
Penggunaan alamat sama pada beberapa lokasi dengan pemilihan melalui routing.
Contoh: Permintaan menuju node layanan yang dipilih jaringan.
Active Optical Cable, kabel optik dengan antarmuka aktif terintegrasi.
Contoh: Penghubung rack pada jarak yang sesuai.
Pemolesan konektor bersudut untuk menekan refleksi.
Contoh: Konektor hijau pada instalasi yang sesuai.
Application Programming Interface, antarmuka interaksi antarperangkat lunak.
Contoh: Aplikasi meminta status layanan.
Titik pengelola akses ke kumpulan API.
Contoh: Autentikasi dan routing permintaan API.
Alamat IPv4 link-local yang dapat dipilih ketika konfigurasi otomatis tidak tersedia.
Contoh: Alamat 169.254.x.x pada komputer.
Registry regional alamat IP dan ASN untuk Asia Pasifik.
Contoh: Pengelolaan sumber daya nomor internet.
Lapisan protokol yang melayani kebutuhan aplikasi.
Contoh: DNS, HTTP, dan SMTP.
Server yang menjalankan logika aplikasi.
Contoh: Pemrosesan akun dan transaksi.
Active Queue Management, pengendalian antrean sebelum penuh.
Contoh: Penandaan atau pembuangan terencana.
Address Resolution Protocol, pemetaan IPv4 ke alamat link lokal.
Contoh: Mencari MAC gateway IPv4.
Catatan sementara hasil pemetaan ARP.
Contoh: Komputer menyimpan MAC router.
Pemalsuan informasi ARP pada jaringan lokal.
Contoh: Pemetaan gateway diarahkan ke perangkat penyerang.
Atribut BGP yang mencatat lintasan AS.
Contoh: Memeriksa AS yang dilalui prefix.
Penambahan pengulangan ASN untuk memengaruhi pemilihan jalur.
Contoh: Membuat satu pengumuman kurang menarik.
Autonomous System Boundary Router, memasukkan rute luar ke OSPF.
Contoh: Router redistribusi rute internet.
Autonomous System Number, pengenal jaringan otonom pada routing antaroperator.
Contoh: Nomor AS dalam BGP.
Pembentukan hubungan client dengan access point.
Contoh: Ponsel bergabung ke Wi-Fi.
Kriptografi dengan pasangan kunci publik dan privat.
Contoh: Mekanisme kriptografi berkunci publik.
Seluruh titik yang dapat menjadi sasaran interaksi penyerang.
Contoh: Port terbuka dan akun layanan.
Catatan yang memungkinkan penelusuran aktivitas.
Contoh: Riwayat perubahan konfigurasi.
Pemeriksaan identitas pengguna atau perangkat.
Contoh: Login akun pelanggan.
Server DNS yang memberi jawaban berdasarkan data zona yang dikelolanya.
Contoh: Nameserver domain perusahaan.
Penentuan tindakan yang boleh dilakukan identitas tertentu.
Contoh: Petugas hanya dapat membuka fitur yang diizinkan.
Header kredensial autentikasi sesuai skema.
Contoh: Bearer token untuk API.
Penyesuaian otomatis pasangan transmit/receive Ethernet.
Contoh: Port menangani susunan kabel yang sesuai kemampuan.
Negosiasi kemampuan link oleh perangkat yang mendukungnya.
Contoh: Dua port memilih kecepatan dan duplex.
Jaringan di bawah satu kebijakan routing yang terkoordinasi.
Contoh: Jaringan sebuah ISP.
Proporsi waktu layanan dapat digunakan menurut definisi pengukuran.
Contoh: Persentase layanan tersedia.
Mekanisme transfer seluruh data zona DNS kepada server yang diizinkan.
Contoh: Nameserver menyalin seluruh zona.
Jalur utama yang membawa trafik antarbagian jaringan.
Contoh: Penghubung antarswitch utama.
Jalur akses tersembunyi yang melewati kendali normal.
Contoh: Akses tidak sah ke server.
Salinan data yang disiapkan untuk pemulihan.
Contoh: Salinan di lokasi terpisah.
Upaya mengarahkan client ke pita frekuensi tertentu.
Contoh: Mendorong client yang mendukung ke 5 GHz.
Kapasitas jalur untuk membawa data, biasanya dinyatakan dalam Mbps.
Contoh: Kapasitas dipakai bersama oleh aktivitas yang berjalan bersamaan.
Jumlah data yang dapat berada dalam jalur berdasarkan kapasitas dan RTT.
Contoh: Penentuan kebutuhan window TCP.
Gambaran kondisi normal untuk perbandingan.
Contoh: Trafik normal jam kerja.
Backup Designated Router, cadangan DR pada OSPF.
Contoh: Menggantikan peran DR jika diperlukan.
Pesan periodik access point yang mengumumkan jaringan.
Contoh: Ponsel menemukan SSID.
Pengaturan transmisi untuk membantu sinyal menuju penerima.
Contoh: Router menyesuaikan pola transmisi.
Bidirectional Forwarding Detection, deteksi cepat kegagalan jalur penerusan.
Contoh: Memantau ketersediaan tetangga routing.
Border Gateway Protocol, protokol pertukaran informasi jalur antarjaringan otonom.
Contoh: Pertukaran prefix antar-ISP.
Penanda rute untuk menyampaikan atau menerapkan kebijakan.
Contoh: Menandai rute pelanggan tertentu.
Pembagian internal AS menjadi sub-AS untuk pengelolaan BGP.
Contoh: Desain jaringan operator besar.
Rekan yang membentuk sesi BGP.
Contoh: Router mitra peering.
Pertukaran informasi rute melalui hubungan BGP.
Contoh: Sambungan antardua operator.
Hubungan protokol antara dua rekan BGP.
Contoh: Sesi Established saat pertukaran rute.
Modul optik dua arah pada satu serat dengan pengaturan panjang gelombang.
Contoh: Sepasang modul harus cocok.
Rute yang sengaja membuang trafik ke tujuan tertentu.
Contoh: Membuang paket menuju alamat yang diserang.
Daftar sumber yang dibatasi berdasarkan kebijakan.
Contoh: Sumber spam diblokir.
Penggabungan antarmuka sesuai mode redundansi atau distribusi trafik.
Contoh: Server menggunakan dua NIC.
Komponen awal yang memulai proses boot sistem.
Contoh: Perangkat menyiapkan firmware saat menyala.
Kumpulan perangkat yang dikendalikan pihak penyerang.
Contoh: Perangkat dipakai untuk DDoS.
Pemberitahuan kegagalan pengiriman email.
Contoh: Alamat tujuan tidak tersedia.
Pesan kendali spanning tree antarbridge.
Contoh: Switch bertukar informasi topologi.
Perlindungan port terhadap BPDU yang tidak diharapkan.
Contoh: Port pengguna dihentikan ketika menerima BPDU.
Pengiriman kepada seluruh anggota dalam lingkup broadcast.
Contoh: Permintaan ARP pada LAN Ethernet.
Alamat IPv4 untuk broadcast dalam suatu subnet.
Contoh: 192.168.1.255 pada subnet /24.
Lingkup perangkat yang menerima broadcast lapisan dua.
Contoh: Satu VLAN biasanya satu domain broadcast.
Algoritma kompresi yang umum untuk konten web.
Contoh: Pengiriman teks web dengan encoding br.
Percobaan banyak kemungkinan untuk menemukan kredensial atau kunci.
Contoh: Percobaan login berulang.
Business Support System, sistem pendukung urusan bisnis layanan.
Contoh: Pengelolaan tagihan dan pelanggan.
Penandaan jaringan Wi-Fi 6 untuk membantu penggunaan ulang spektrum.
Contoh: Pembedaan transmisi jaringan sekitar.
Pengenal satu basic service set, biasanya alamat MAC radio.
Contoh: Membedakan access point dengan SSID sama.
Latensi besar akibat antrean jaringan yang berlebihan.
Contoh: Ping naik saat unggahan penuh.
Izin kecepatan sementara yang lebih tinggi ketika syarat penggunaan terpenuhi.
Contoh: Burst 100 Mbps tidak berarti koneksi selalu berjalan pada 100 Mbps.
Batas laju saat burst diizinkan.
Contoh: Lonjakan sementara sesuai aturan.
Ambang rata-rata trafik untuk kelayakan burst.
Contoh: Burst berhenti ketika rata-rata melewati ambang.
Jendela waktu untuk menghitung rata-rata trafik dalam aturan burst MikroTik.
Contoh: Nilai 8 detik bukan janji bahwa burst selalu berlangsung tepat 8 detik.
Perangkat berbagi jalur utama yang sama.
Contoh: Ethernet koaksial lama.
Pengujian kabel terhadap spesifikasi kinerja tertentu.
Contoh: Sertifikasi jalur instalasi kantor.
Alat pemeriksaan sambungan kabel.
Contoh: Mendeteksi urutan pasangan yang salah.
Permintaan dapat dilayani dari isi cache yang berlaku.
Contoh: Gambar tidak perlu diambil ulang dari origin.
Penandaan data cache agar tidak digunakan lagi.
Contoh: Perubahan konten memicu pembersihan cache.
Cache tidak memiliki hasil yang dapat digunakan.
Contoh: Perantara mengambil konten baru.
Penghapusan isi cache tertentu.
Contoh: Menghapus salinan halaman lama di CDN.
Header untuk kebijakan penyimpanan dan penggunaan cache.
Contoh: max-age membatasi umur cache.
Algoritma antrean untuk shaping, pemisahan aliran, dan pengendalian penundaan.
Contoh: Pengelolaan koneksi akses yang padat.
Alamat yang dinyatakan sebagai versi utama suatu halaman.
Contoh: Mengurangi kebingungan halaman serupa.
Perencanaan sumber daya berdasarkan kebutuhan dan pertumbuhan.
Contoh: Menentukan waktu peningkatan uplink.
Halaman yang meminta login atau persetujuan sebelum akses internet diberikan.
Contoh: Halaman login voucher muncul setelah perangkat terhubung ke Wi-Fi hotspot.
Kategori kabel tembaga untuk kinerja yang ditentukan standar terkait.
Contoh: LAN gigabit dengan instalasi sesuai.
Kategori kabel dengan spesifikasi lebih tinggi dibanding Cat5e.
Contoh: Instalasi LAN sesuai panjang dan kualitas.
Kategori kabel augmented untuk kebutuhan sambungan lebih tinggi.
Contoh: 10GBASE-T pada instalasi yang sesuai.
Kotak surat penerima untuk alamat yang tidak didefinisikan pada domain sesuai konfigurasi.
Contoh: Pesan salah alamat tetap diterima.
Domain tingkat atas kode negara.
Contoh: .id untuk Indonesia.
Content Delivery Network, distribusi layanan konten melalui beberapa lokasi.
Contoh: Konten statis dilayani dari node edge.
Cisco Discovery Protocol, penemuan tetangga pada perangkat yang mendukungnya.
Contoh: Informasi port perangkat tetangga.
Dokumen digital yang mengikat identitas dengan kunci publik sesuai skemanya.
Contoh: Sertifikat TLS domain.
Pihak yang menandatangani sertifikat dalam model kepercayaan terkait.
Contoh: Penerbit sertifikat website.
Rangkaian sertifikat yang menghubungkan sertifikat akhir ke trust anchor.
Contoh: Browser memeriksa rantai server.
Akhir masa berlaku sertifikat.
Contoh: HTTPS bermasalah jika sertifikat tidak diperbarui.
Carrier-Grade NAT: penerjemahan alamat di jaringan operator untuk berbagi alamat publik antar pelanggan.
Contoh: Akses langsung dari internet ke perangkat pelanggan dapat membutuhkan solusi lain.
Pengelolaan perubahan dengan penilaian, pelaksanaan, dan pencatatan.
Contoh: Perubahan routing dijadwalkan.
Penggabungan kanal untuk menyediakan lebar lebih besar.
Contoh: Wi-Fi memakai kanal lebih lebar.
Bagian spektrum tempat jaringan Wi-Fi beroperasi.
Contoh: Memilih kanal dengan gangguan lebih rendah.
Lebar spektrum yang digunakan sebuah kanal.
Contoh: Lebar 20 MHz dibanding 80 MHz.
Challenge Handshake Authentication Protocol, autentikasi dengan tantangan.
Contoh: Pemeriksaan kredensial sesi PPP.
Penulisan prefix IP sekaligus pembagian alamat dengan panjang prefix.
Contoh: 192.168.1.0/24.
Kombinasi algoritma yang dipilih untuk komunikasi kriptografi sesuai versi protokol.
Contoh: Negosiasi kemampuan TLS.
Lapisan serat yang membantu pembatasan propagasi cahaya.
Contoh: Bagian di sekitar inti serat.
Penipuan interaksi melalui antarmuka yang ditumpuk atau disembunyikan.
Contoh: Pengguna menekan tombol yang tidak disadari.
Perangkat atau aplikasi yang meminta layanan dari server.
Contoh: Ponsel adalah client ketika membuka website.
Pembagian peran peminta layanan dan penyedia layanan.
Contoh: Browser meminta halaman ke server.
Penyimpangan jam perangkat terhadap acuan seiring waktu.
Contoh: Timestamp log mulai berbeda.
Penyediaan sumber daya komputasi melalui layanan yang dapat disesuaikan.
Contoh: Menggunakan server virtual penyedia cloud.
Layanan NAT untuk trafik jaringan cloud sesuai platform.
Contoh: Server privat mengakses internet keluar.
Bagian rentang alamat jaringan virtual cloud.
Contoh: Memisahkan tier aplikasi dan database.
Kelompok sistem yang bekerja terkoordinasi.
Contoh: Beberapa node melayani aplikasi.
Container Network Interface, antarmuka konfigurasi jaringan container.
Contoh: Plugin jaringan pada cluster.
Persaingan penggunaan pada kanal radio yang sama.
Contoh: Beberapa access point berbagi kanal.
Change of Authorization, perubahan otorisasi sesi melalui mekanisme yang mendukungnya.
Contoh: Memperbarui kebijakan sesi berjalan.
Pengode dan pendekode data seperti suara atau video.
Contoh: Kompresi suara sebelum dikirim.
Lingkup media yang berpotensi mengalami tabrakan pengiriman pada Ethernet bersama.
Contoh: Jaringan lama berbasis hub.
Penempatan perangkat pelanggan di fasilitas pihak penyedia.
Contoh: Menyewa ruang rack dan daya.
Perbandingan ukuran data sebelum dan sesudah kompresi.
Contoh: Mengukur penghematan transfer web.
Sesi yang aktif bersamaan untuk identitas atau layanan tertentu.
Contoh: Batas jumlah perangkat login.
Perlindungan agar informasi hanya diketahui pihak berwenang.
Contoh: Data pelanggan dibatasi aksesnya.
Salinan konfigurasi untuk pemulihan atau pemeriksaan.
Contoh: Backup router sebelum upgrade.
Perbedaan keadaan perangkat dari konfigurasi yang direncanakan.
Contoh: Perubahan manual tidak terdokumentasi.
Pengendalian laju untuk mengurangi kemacetan jaringan.
Contoh: TCP menyesuaikan kapasitas pengiriman.
Batas pengiriman TCP untuk mengendalikan kemacetan.
Contoh: Pengirim mengurangi laju setelah kehilangan.
Kumpulan koneksi yang disiapkan untuk dipakai ulang.
Contoh: Aplikasi memakai ulang koneksi database.
Antarmuka lokal untuk pengelolaan perangkat.
Contoh: Teknisi mengakses router lewat console.
Lingkungan terisolasi untuk menjalankan aplikasi dengan kernel bersama sesuai platform.
Contoh: Aplikasi dijalankan dalam container.
Jaringan penghubung container dan layanan terkait.
Contoh: Komunikasi antarcontainer aplikasi.
Header yang menyatakan pengodean kompresi isi.
Contoh: gzip pada respons terkompresi.
Header yang menyatakan panjang isi pesan dalam byte sesuai aturan HTTP.
Contoh: Ukuran respons berkas.
Header yang menyatakan jenis media isi pesan.
Contoh: text/html untuk HTML.
Perbandingan kapasitas atau pengguna yang berbagi sumber daya akses.
Contoh: Penilaian kapasitas jam ramai.
Bagian perangkat yang menentukan cara jaringan bekerja.
Contoh: Pemrosesan protokol routing.
Data kecil yang disimpan dan dikirim browser sesuai aturan situs.
Contoh: Pengenal sesi login.
Bagian pusat serat tempat propagasi cahaya.
Contoh: Struktur inti kabel optik.
Cross-Origin Resource Sharing, mekanisme izin pembacaan respons lintas origin browser.
Contoh: API mengizinkan website tertentu.
Permintaan OPTIONS untuk memeriksa izin lintas origin tertentu.
Contoh: Browser memeriksa izin header API.
Nilai hitungan kejadian atau data yang terakumulasi.
Contoh: Jumlah byte antarmuka.
Penggunaan kredensial bocor dari layanan lain untuk masuk.
Contoh: Kata sandi yang dipakai ulang disalahgunakan.
Certificate Revocation List, daftar sertifikat yang dicabut.
Contoh: Pemeriksaan status sertifikat.
Penghubung fisik antarpihak atau perangkat dalam fasilitas.
Contoh: Koneksi rack pelanggan ke operator.
Metode akses radio dengan pemeriksaan media dan penghindaran tabrakan.
Contoh: Perangkat Wi-Fi menunggu kesempatan mengirim.
Metode pendeteksian tabrakan pada Ethernet bersama lama.
Contoh: Jaringan half-duplex berbasis hub.
Content Security Policy, aturan sumber konten dan perilaku tertentu browser.
Contoh: Membatasi sumber skrip website.
Certificate Signing Request, permintaan penandatanganan sertifikat.
Contoh: Pengajuan sertifikat untuk domain.
Cross-Site Request Forgery, pemicu tindakan melalui konteks autentikasi pengguna.
Contoh: Permintaan palsu memanfaatkan sesi login.
Pembagian hasil memakai penanda posisi, bukan hanya nomor halaman.
Contoh: API mengirim token halaman berikutnya.
Pengenal publik untuk kelemahan keamanan tertentu.
Contoh: Rujukan advisori pembaruan.
Coarse WDM, pembagian kanal panjang gelombang dengan jarak relatif lebar.
Contoh: Transport beberapa layanan optik.
Direct Attach Cable, penghubung tembaga langsung antarpelabuhan kompatibel.
Contoh: Sambungan pendek dalam rack.
Duplicate Address Detection, pemeriksaan benturan alamat IPv6.
Contoh: Client memastikan alamat belum digunakan.
Pengikatan informasi autentikasi layanan melalui DNSSEC.
Contoh: TLSA memandu validasi layanan.
Dynamic Adaptive Streaming over HTTP, streaming adaptif berbasis manifest.
Contoh: Pemilihan kualitas video menurut kondisi.
Fasilitas untuk infrastruktur komputasi dan jaringan.
Contoh: Penempatan server operator.
Pengeluaran data tanpa izin dari sistem.
Contoh: Berkas internal dikirim ke tujuan luar.
Lapisan pengiriman frame pada sambungan lokal.
Contoh: Ethernet dan pengalamatan MAC.
Bagian yang meneruskan trafik berdasarkan keputusan jaringan.
Contoh: Penerusan paket ke port tujuan.
Batas volume transfer menurut ketentuan layanan.
Contoh: Akses dibatasi setelah volume habis.
Unit pesan mandiri tanpa keharusan membentuk koneksi terlebih dahulu.
Contoh: Pesan UDP dikirim sebagai datagram.
Penguatan antena dibanding antena isotropik ideal.
Contoh: Spesifikasi antena pengarah.
Satuan daya relatif terhadap satu miliwatt.
Contoh: Daya sinyal diterima bernilai negatif dBm.
Serangan penolakan layanan dari banyak sumber.
Contoh: Trafik berlebih mengganggu layanan.
Pengakhiran status autentikasi Wi-Fi.
Contoh: Client diminta keluar dari jaringan.
Pelepasan pembungkus protokol saat data diterima.
Contoh: Perangkat membuka paket untuk membaca data aplikasi.
Pengembalian data terenkripsi dengan kunci yang sesuai.
Contoh: Penerima membaca pesan terlindungi.
Rute yang digunakan jika tidak ada rute lebih spesifik.
Contoh: 0.0.0.0/0 menuju internet.
Batas tanggung jawab sambungan antara penyedia dan pelanggan.
Contoh: Titik serah layanan di lokasi.
Penarikan konfigurasi atau sumber daya layanan sesuai prosedur.
Contoh: Menghapus akses yang sudah dihentikan.
Dynamic Frequency Selection, mekanisme pemilihan kanal untuk menghindari radar.
Contoh: Access point berpindah saat radar terdeteksi.
Layanan yang memberikan konfigurasi jaringan secara otomatis kepada perangkat.
Contoh: Ponsel memperoleh IP dan gateway ketika terhubung ke jaringan rumah.
DHCP untuk konfigurasi IPv6.
Contoh: Pemberian konfigurasi DNS dan alamat IPv6.
Alat kueri DNS dengan informasi jawaban rinci.
Contoh: Memeriksa MX dan TTL.
Bukti kriptografi atas data menggunakan kunci privat.
Contoh: Memverifikasi asal dan integritas pesan.
Antena yang memusatkan energi ke arah tertentu.
Contoh: Link nirkabel menuju satu lokasi.
Pengakhiran asosiasi client dan access point.
Contoh: Sambungan radio dilepas.
Rencana dan proses pemulihan dari gangguan besar.
Contoh: Memulihkan layanan di lokasi lain.
Pesan untuk meminta penghentian sesi melalui mekanisme AAA terkait.
Contoh: Server meminta router memutus sesi.
Pendekatan routing berbasis jarak dan informasi tetangga.
Contoh: Router mengetahui tujuan melalui tetangga.
Kabel penghubung bagian distribusi jaringan.
Contoh: Jalur kabinet ke titik distribusi.
Tanda tangan email yang dapat diverifikasi dengan kunci publik domain.
Contoh: Penerima memeriksa tanda tangan pesan.
Data Loss Prevention, kendali untuk mengurangi kebocoran data.
Contoh: Membatasi transfer data sensitif.
Kebijakan dan pelaporan autentikasi email berdasarkan alignment SPF atau DKIM.
Contoh: Domain meminta penanganan pesan gagal autentikasi.
Laporan ringkasan hasil autentikasi email sesuai kebijakan.
Contoh: Pemilik domain meninjau sumber pengiriman.
Kesesuaian domain autentikasi dengan domain pengirim yang terlihat menurut aturan.
Contoh: Penilaian domain From dan DKIM.
Segmen terpisah untuk layanan yang berhadapan dengan jaringan luar.
Contoh: Server publik dipisahkan dari LAN kerja.
Destination NAT, perubahan alamat tujuan trafik.
Contoh: Port publik diarahkan ke server internal.
Sistem yang menerjemahkan nama domain menjadi informasi seperti alamat IP.
Contoh: Nama bumi.net.id digunakan agar Anda tidak perlu mengingat alamat IP server.
Record yang memetakan nama ke alamat IPv4.
Contoh: Alamat IPv4 website.
Record yang memetakan nama ke alamat IPv6.
Contoh: Website mendukung IPv6.
Record kebijakan penerbitan sertifikat untuk domain.
Contoh: Membatasi CA yang boleh menerbitkan.
Penyimpanan sementara hasil pencarian nama.
Contoh: Mengurangi pencarian domain berulang.
Pencemaran cache DNS dengan informasi palsu.
Contoh: Nama diarahkan ke tujuan salah.
Record alias nama menuju nama kanonis lainnya.
Contoh: www menjadi alias nama lain.
Pemberian pengelolaan subzona kepada nameserver tertentu.
Contoh: Induk mendelegasikan domain.
Record kunci publik untuk DNSSEC.
Contoh: Validator memeriksa tanda tangan zona.
Record penghubung kepercayaan DNSSEC antara zona induk dan anak.
Contoh: Delegasi zona bertanda tangan.
Bentuk SVCB untuk layanan HTTPS.
Contoh: Informasi alternatif layanan HTTPS.
Record tujuan penerimaan email domain beserta preferensinya.
Contoh: Email diarahkan ke mail server.
Record nameserver otoritatif suatu zona.
Contoh: Delegasi pengelolaan domain.
Record bukti autentikasi ketiadaan nama atau tipe DNSSEC.
Contoh: Jawaban negatif tervalidasi.
Bukti ketiadaan DNSSEC menggunakan representasi nama yang di-hash.
Contoh: Validasi jawaban negatif.
Istilah umum untuk tersebarnya perubahan DNS melalui pembaruan dan masa cache.
Contoh: Perubahan alamat belum terlihat pada semua resolver.
Record nama tujuan yang umum dipakai pada reverse DNS.
Contoh: IP server memiliki nama reverse.
Penyusunan beberapa jawaban untuk nama yang sama.
Contoh: Domain memiliki beberapa alamat layanan.
Record tanda tangan atas kumpulan record DNS.
Contoh: Memeriksa keaslian jawaban DNS.
Record informasi otoritas dan parameter zona.
Contoh: Nomor serial zona DNS.
Penyampaian informasi DNS palsu.
Contoh: Nama layanan diarahkan ke alamat salah.
Record lokasi layanan dengan port dan prioritas.
Contoh: Penemuan layanan komunikasi.
Record sidik jari kunci SSH.
Contoh: Verifikasi kunci host melalui DNS yang sesuai.
Record parameter pengikatan layanan.
Contoh: Penemuan kemampuan endpoint.
Tidak ada jawaban DNS dalam batas waktu.
Contoh: Resolver tidak dapat dijangkau.
Record asosiasi sertifikat atau kunci layanan dengan DNSSEC terkait DANE.
Contoh: Validasi layanan yang mendukung DANE.
Lama informasi DNS boleh disimpan dalam cache sesuai record.
Contoh: Jawaban disimpan sebelum ditanya ulang.
Record berisi teks untuk berbagai penggunaan.
Contoh: Kebijakan SPF pada domain.
Lingkup data DNS yang dikelola secara otoritatif.
Contoh: Zona example.com.
Pembuatan jawaban AAAA dari alamat A untuk mendukung NAT64.
Contoh: Resolusi nama bagi client IPv6-only.
Tanda tangan DNS untuk autentikasi asal dan integritas data, bukan enkripsi jawaban.
Contoh: Validasi record zona yang ditandatangani.
Direktori dasar berkas publik situs pada server.
Contoh: Lokasi berkas HTML yang dilayani.
DNS over HTTPS, pengiriman DNS melalui HTTPS.
Contoh: Client memakai resolver melalui web terenkripsi.
Digital Optical Monitoring, telemetri modul optik yang mendukungnya.
Contoh: Membaca daya dan suhu transceiver.
Nama yang digunakan untuk mengenali alamat layanan di internet.
Contoh: bumi.net.id adalah nama domain.
Akhir masa registrasi domain.
Contoh: Domain harus diperpanjang sesuai ketentuan.
Pembatasan perubahan atau transfer domain sesuai status dan penyedia.
Contoh: Mencegah transfer tanpa prosedur.
DNS over QUIC, pengiriman DNS melalui QUIC.
Contoh: Resolver dan client yang mendukung DoQ.
Serangan yang menghambat ketersediaan layanan.
Contoh: Sumber daya server dihabiskan.
DNS over TLS, pengiriman DNS melalui TLS.
Contoh: Sambungan DNS terlindungi.
Proses menerima data dari jaringan atau internet.
Contoh: Menonton video dan mengunduh berkas menggunakan jalur download.
Jaringan atau pelanggan yang dilayani dari sisi penyedia.
Contoh: Jaringan pelanggan operator.
Kumpulan pustaka untuk pemrosesan paket berkecepatan tinggi di ruang pengguna.
Contoh: Implementasi fungsi jaringan virtual.
Deep Packet Inspection, pemeriksaan isi atau struktur trafik lebih mendalam.
Contoh: Klasifikasi protokol sesuai kemampuan dan enkripsi.
Designated Router, router terpilih untuk pertukaran tertentu pada OSPF multiakses.
Contoh: DR pada segmen Ethernet OSPF.
Kabel akses akhir menuju pelanggan.
Contoh: Jalur ODP ke rumah.
Penanda kelas layanan dalam header IP.
Contoh: Menandai trafik suara untuk kebijakan QoS.
TLS untuk transport datagram dengan karakteristik terkait.
Contoh: Perlindungan komunikasi berbasis UDP.
Dual-Tone Multi-Frequency, sinyal angka untuk interaksi telepon.
Contoh: Memilih menu layanan telepon.
Menjalankan IPv4 dan IPv6 bersama.
Contoh: Website diakses melalui kedua versi IP.
Dense WDM, pembagian kanal optik dengan jarak relatif rapat.
Contoh: Transport backbone berkapasitas besar.
Konten yang dihasilkan sesuai data atau permintaan.
Contoh: Dashboard akun pelanggan.
Alamat yang diperoleh otomatis dan dapat berubah.
Contoh: Alamat dari DHCP.
Pembelajaran rute melalui protokol routing.
Contoh: Router memperbarui jalur ketika topologi berubah.
Extensible Authentication Protocol, kerangka metode autentikasi.
Contoh: Pertukaran autentikasi jaringan enterprise.
Metode EAP dengan TLS dan sertifikat.
Contoh: Autentikasi perangkat kantor memakai sertifikat.
Komunikasi antarworkload di dalam lingkungan.
Contoh: Aplikasi mengakses database internal.
BGP antara sistem otonom yang berbeda.
Contoh: Router ISP terhubung ke upstream.
Encrypted ClientHello, perlindungan bagian ClientHello TLS menurut dukungan sistem.
Contoh: Menyembunyikan informasi tertentu dari pengamat jaringan.
Pengurangan pantulan suara pada komunikasi.
Contoh: Mengurangi gema panggilan.
Equal-Cost Multipath, penggunaan beberapa jalur dengan biaya setara.
Contoh: Membagi aliran ke dua jalur.
Penanda kemacetan jaringan tanpa harus menjatuhkan paket yang mendukungnya.
Contoh: Endpoint menyesuaikan laju saat ada penandaan.
Server dekat batas jaringan atau lokasi pengguna menurut arsitektur.
Contoh: Node distribusi konten.
Extension Mechanisms for DNS, perluasan kemampuan pesan DNS.
Contoh: Informasi kemampuan dalam record OPT.
Endpoint Detection and Response, pemantauan serta respons keamanan perangkat akhir.
Contoh: Pemeriksaan aktivitas komputer kantor.
Protokol routing dengan perhitungan jalur berbasis algoritma DUAL.
Contoh: Routing pada perangkat yang mendukungnya.
Daya pancar efektif setelah memperhitungkan antena dan rugi penghubung.
Contoh: Pemeriksaan batas pancar radio.
Alamat tambahan yang diarahkan ke penerima tertentu.
Contoh: info menuju kotak surat petugas.
Penerusan email ke alamat lain.
Contoh: Pesan layanan dikirim ke tim.
Pembungkusan data dengan informasi protokol pada setiap lapisan.
Contoh: Data aplikasi dibungkus dalam paket IP.
Pengubahan data menjadi bentuk yang memerlukan kunci untuk dibaca.
Contoh: Data dilindungi selama transmisi.
Alamat pengirim pada transaksi SMTP, dapat berbeda dari From yang terlihat.
Contoh: Tujuan pemberitahuan kegagalan pengiriman.
Port sementara yang dipilih untuk sambungan client.
Contoh: Browser memakai port sumber sementara.
Ethernet Passive Optical Network, akses optik pasif berbasis Ethernet.
Contoh: Jaringan optik dengan perangkat EPON.
Penerusan masalah ke pihak dengan kemampuan atau kewenangan yang diperlukan.
Contoh: Kasus jalur optik dikirim ke teknisi.
Encapsulating Security Payload, perlindungan paket dalam IPsec.
Contoh: Trafik tunnel terenkripsi sesuai konfigurasi.
Extended Service Set, beberapa basic service set sebagai satu jaringan logis.
Contoh: SSID kantor pada banyak access point.
Validator representasi untuk permintaan bersyarat.
Contoh: Memeriksa apakah konten berubah.
Teknologi jaringan kabel yang umum digunakan pada sambungan LAN.
Contoh: Komputer dapat dihubungkan ke router melalui kabel Ethernet.
Ethernet VPN, control plane untuk layanan Ethernet dan IP menggunakan BGP.
Contoh: Distribusi informasi endpoint pada fabric.
Cara atau kode untuk memanfaatkan kelemahan tertentu.
Contoh: Pemanfaatan bug pada layanan.
Akses terbatas ke layanan organisasi untuk pihak luar yang berwenang.
Contoh: Portal pemasok dengan login.
Pengembalian pengaturan ke keadaan awal pabrik, dapat menghapus konfigurasi.
Contoh: Koneksi perlu dikonfigurasi kembali setelah reset.
Cadangan kualitas terhadap penurunan sinyal.
Contoh: Mengantisipasi variasi link.
Pengembalian ke jalur utama setelah pulih sesuai kebijakan.
Contoh: Trafik kembali ke WAN utama.
Peralihan ke sumber daya cadangan saat terjadi kegagalan.
Contoh: Router memakai WAN kedua.
Kebijakan penggunaan wajar dengan ketentuan dan akibat yang harus dijelaskan.
Contoh: Periksa apakah paket memiliki batas dan penyesuaian.
Pengiriman ulang TCP sebelum timeout berdasarkan indikasi kehilangan.
Contoh: ACK berulang memicu pengiriman ulang.
Konektor optik dengan pengikat ulir.
Contoh: Peralatan pengukuran optik tertentu.
Kabel utama yang memasok jaringan distribusi.
Contoh: Jalur menuju kabinet optik.
Forwarding Information Base, tabel yang digunakan untuk penerusan trafik.
Contoh: Lookup tujuan pada data plane.
Penurunan daya optik sepanjang jalur.
Contoh: Daya berkurang setelah kabel panjang.
Pelindung sambungan kabel optik.
Contoh: Sambungan kabel di luar ruang.
Media kabel serat yang membawa data melalui sinyal cahaya.
Contoh: Sambungan optik membutuhkan perangkat dan konektor yang sesuai.
Antrean yang melayani berdasarkan urutan kedatangan.
Contoh: Paket pertama dilayani dahulu.
Flag TCP untuk mengakhiri arah pengiriman secara teratur.
Contoh: Penutupan koneksi setelah transfer.
Sistem yang mengizinkan atau menolak trafik berdasarkan aturan.
Contoh: Firewall dapat membatasi akses dari internet ke layanan internal.
Perangkat lunak tertanam yang mengendalikan perangkat.
Contoh: Sistem internal router.
Lima unsur identitas aliran: IP sumber/tujuan, port sumber/tujuan, dan protokol.
Contoh: Pengelompokan aliran oleh firewall.
Rangkaian paket yang dipandang sebagai satu komunikasi.
Contoh: Aliran streaming seorang pengguna.
Perantara permintaan atas nama client.
Contoh: Akses pengguna melalui proxy organisasi.
Perlindungan sesi lama terhadap kompromi kunci jangka panjang sesuai skema.
Contoh: Kunci sesi bersifat sementara.
Pengelolaan antrean yang memisahkan aliran dan mengendalikan penundaan.
Contoh: Mengurangi latensi saat trafik padat.
Fully Qualified Domain Name, nama domain lengkap sampai akar.
Contoh: www.example.com.
Pemecahan paket menjadi bagian lebih kecil sesuai mekanisme protokol.
Contoh: Paket IPv4 melebihi MTU.
Unit data pada lapisan sambungan jaringan.
Contoh: Switch meneruskan frame Ethernet.
Volume sekitar lintasan radio yang perlu diperhitungkan untuk penghalang.
Contoh: Pohon dapat mengganggu meski antena terlihat.
File Transfer Protocol, protokol transfer berkas dengan kanal kendali dan data.
Contoh: Layanan transfer sistem lama.
FTP dengan perlindungan TLS.
Contoh: Transfer berkas melalui layanan FTP terlindungi.
Fiber to the Home: jaringan akses yang membawa serat optik sampai ke rumah.
Contoh: Ketersediaan pemasangan FTTH harus diperiksa untuk alamat pelanggan.
Pengiriman dan penerimaan dapat berlangsung bersamaan.
Contoh: Port switch Ethernet modern.
Seluruh trafik yang ditentukan kebijakan diarahkan melalui VPN.
Contoh: Akses internet client melalui gateway kantor.
Penyambungan serat dengan peleburan ujung menggunakan alat.
Contoh: Teknisi menyambung kabel putus.
Perangkat atau alamat yang menjadi jalur keluar menuju jaringan lain.
Contoh: Router rumah biasanya menjadi gateway untuk perangkat di dalam rumah.
Nilai pengukuran yang dapat naik dan turun.
Contoh: Suhu perangkat saat ini.
Alamat nameserver yang diperlukan untuk membantu pencarian delegasi tertentu.
Contoh: Alamat NS di dalam zona yang didelegasikan.
gRPC Network Management Interface, antarmuka pengelolaan dan telemetri.
Contoh: Langganan data keadaan perangkat.
Laju data aplikasi berguna tanpa menghitung overhead dan pengiriman ulang.
Contoh: Ukuran berkas dibagi waktu transfer.
Gigabit Passive Optical Network, keluarga teknologi akses optik pasif.
Contoh: OLT melayani banyak ONT melalui splitter.
Bahasa kueri dan sistem eksekusi API.
Contoh: Client memilih bidang data yang diperlukan.
Pengumuman ARP tanpa permintaan biasa untuk memperbarui pemetaan.
Contoh: Perubahan pemilik IP virtual.
Generic Routing Encapsulation, pembungkusan protokol melalui jaringan lain.
Contoh: Tunnel antardua router.
Penolakan sementara pengirim tertentu untuk menilai percobaan ulang.
Contoh: Server sah mencoba mengirim kembali.
Kerangka remote procedure call yang umum memakai HTTP/2 dan protobuf.
Contoh: Komunikasi antarlayanan.
Domain tingkat atas generik.
Contoh: .com sebagai salah satu gTLD.
Jeda yang membantu mengurangi gangguan antar-simbol.
Contoh: Parameter transmisi Wi-Fi.
Format dan metode kompresi yang umum pada web.
Contoh: Respons HTML dikompresi.
NAT untuk mengakses layanan internal melalui alamat luarnya dari LAN.
Contoh: Client LAN mengakses domain server lokal.
Pengiriman dan penerimaan berbagi waktu pada media.
Contoh: Ethernet lama dengan hub.
Kegagalan pengiriman yang dianggap permanen dalam sistem terkait.
Contoh: Alamat penerima tidak ada.
Pengurangan risiko melalui konfigurasi dan pengurangan permukaan serangan.
Contoh: Mematikan layanan yang tidak dibutuhkan.
Ringkasan data satu arah dengan algoritma tertentu.
Contoh: Memeriksa perubahan berkas.
Penundaan aliran akibat data lebih awal yang menghambat proses berikutnya.
Contoh: Kehilangan TCP memengaruhi stream di atasnya.
Bagian awal pesan yang memuat informasi pengiriman atau kendali.
Contoh: Header IP memuat alamat tujuan.
Endpoint untuk memberi indikasi kesehatan layanan.
Contoh: /health diperiksa pemantau.
Client tidak saling mendengar tetapi memakai penerima yang sama.
Contoh: Tabrakan transmisi di area luas.
Rancangan pengurangan waktu gangguan melalui redundansi dan kendali kegagalan.
Contoh: Layanan dengan node cadangan.
HTTP Live Streaming, pengiriman media dalam segmen melalui HTTP.
Contoh: Pemutaran video adaptif.
Kode autentikasi pesan berbasis hash dan kunci rahasia.
Contoh: Pemeriksaan keaslian pesan API.
Sistem umpan untuk mempelajari atau mendeteksi aktivitas tidak sah.
Contoh: Layanan simulasi untuk pemantauan.
Satu langkah lintasan melalui perangkat perantara.
Contoh: Paket melewati router berikutnya.
Batas hop pada paket IPv6.
Contoh: Mencegah paket berputar tanpa akhir.
Alamat IP untuk antarmuka perangkat dalam subnet.
Contoh: 192.168.1.20 untuk komputer.
Nama untuk suatu host pada jaringan.
Contoh: www.example.com.
OTP berdasarkan penghitung dan rahasia bersama.
Contoh: Kode bertambah sesuai counter.
Area atau layanan akses jaringan melalui Wi-Fi; dapat memakai login atau voucher.
Contoh: Wi-Fi dengan login voucher merupakan salah satu bentuk hotspot.
Hot Standby Router Protocol, redundansi gateway pada perangkat yang mendukungnya.
Contoh: Router cadangan mengambil alih gateway.
Kebijakan agar browser memakai HTTPS untuk host sesuai aturan.
Contoh: Menghindari akses HTTP pada kunjungan berikutnya.
Protokol untuk pertukaran konten web, tanpa enkripsi TLS pada HTTP biasa.
Contoh: Alamat berawalan http:// tidak dengan sendirinya mengenkripsi data.
Metode membentuk tunnel menuju target.
Contoh: Proxy menyediakan tunnel HTTPS.
Metode meminta penghapusan asosiasi sumber daya target.
Contoh: Menghapus item melalui API.
Metode mengambil representasi sumber daya.
Contoh: Membuka artikel.
Metode seperti GET tanpa isi respons.
Contoh: Memeriksa metadata berkas.
Bidang metadata pada pesan HTTP.
Contoh: Content-Type menjelaskan format isi.
Jenis tindakan yang diminta dalam pesan HTTP.
Contoh: GET untuk mengambil representasi.
Metode meminta informasi opsi komunikasi.
Contoh: Permintaan preflight CORS.
Metode perubahan sebagian sumber daya menurut format patch.
Contoh: Memperbarui satu atribut API.
Metode menyerahkan data untuk diproses menurut sumber daya.
Contoh: Mengirim formulir.
Metode membuat atau mengganti representasi target.
Contoh: Mengunggah konfigurasi melalui API yang sesuai.
Pesan permintaan client ke server web.
Contoh: Browser meminta halaman.
Pesan jawaban server web.
Contoh: Server mengirim konten dan status.
Angka status hasil permintaan HTTP.
Contoh: 200 atau 404.
Metode pengujian loopback pesan HTTP, sering dibatasi.
Contoh: Diagnostik yang dikendalikan server.
Versi HTTP dengan koneksi persisten dan aturan pesan teks terkait.
Contoh: Layanan web memakai koneksi yang dapat digunakan ulang.
Versi HTTP dengan framing biner dan multiplexing stream pada satu koneksi.
Contoh: Beberapa permintaan berbagi koneksi.
Versi HTTP dengan transport QUIC.
Contoh: Komunikasi web melalui QUIC.
Atribut cookie yang melarang pembacaan melalui API skrip tertentu.
Contoh: Melindungi cookie sesi dari akses JavaScript langsung.
HTTP melalui koneksi TLS untuk melindungi data saat dikirim.
Contoh: HTTPS tidak menjamin bahwa pemilik situs dapat dipercaya.
Kombinasi lingkungan cloud yang terhubung sesuai kebutuhan.
Contoh: Aplikasi lokal terhubung layanan cloud.
Komponen pengelola mesin virtual dan sumber dayanya.
Contoh: Beberapa server virtual berbagi host.
Infrastructure as a Service, layanan infrastruktur komputasi.
Contoh: Menyewa mesin virtual dan jaringan.
Pengelola registry parameter protokol dan koordinasi nomor internet global.
Contoh: Daftar resmi kode protokol.
BGP di dalam sistem otonom yang sama.
Contoh: Mendistribusikan rute antarrouter operator.
Interactive Connectivity Establishment, pemilihan jalur koneksi media.
Contoh: WebRTC mencoba beberapa kandidat jalur.
Pesan kontrol dan kesalahan pada jaringan IP.
Contoh: Pesan destination unreachable.
ICMP untuk IPv6, termasuk fungsi kendali jaringan.
Contoh: Neighbor Discovery memakai ICMPv6.
Sifat pengulangan operasi yang memiliki efek hasil sama seperti satu operasi menurut definisinya.
Contoh: Mencegah pencatatan ganda pada API.
Sistem penyedia identitas dan hasil autentikasi.
Contoh: Pusat login aplikasi organisasi.
Batas waktu tidak aktif sebelum sesi ditutup.
Contoh: Sesi administrasi berakhir tanpa aktivitas.
Internationalized Domain Name, domain dengan karakter internasional.
Contoh: Nama dengan huruf non-ASCII.
Intrusion Detection System, sistem deteksi aktivitas mencurigakan.
Contoh: Peringatan atas pola serangan.
Header untuk kondisi perubahan berdasarkan waktu.
Contoh: Client meminta jika konten lebih baru.
Header permintaan yang membandingkan validator ETag.
Contoh: Server dapat menjawab 304.
Internet Group Management Protocol, pengelolaan keanggotaan multicast IPv4.
Contoh: Client bergabung kelompok siaran.
Pengamatan IGMP oleh switch untuk membatasi penyebaran multicast.
Contoh: Video multicast hanya menuju port penerima.
Internet Key Exchange, negosiasi parameter dan kunci IPsec.
Contoh: Pembentukan VPN IPsec.
Protokol akses email dengan pengelolaan kotak surat pada server.
Contoh: Email tersinkron di beberapa perangkat.
Proses menangani kejadian keamanan.
Contoh: Mengisolasi perangkat yang terkompromi.
Objek pengaturan akses HTTP/HTTPS menuju layanan Kubernetes.
Contoh: Domain diarahkan ke aplikasi.
Kehilangan daya akibat penambahan komponen.
Contoh: Rugi pada konektor atau splitter.
Perlindungan data dari perubahan yang tidak sah.
Contoh: Validasi tanda tangan berkas.
Pengiriman catatan penggunaan berkala saat sesi berjalan.
Contoh: RADIUS menerima pembaruan pemakaian.
Sertifikat CA perantara dalam rantai kepercayaan.
Contoh: Penghubung sertifikat server ke root.
Jaringan global yang menghubungkan banyak jaringan mandiri.
Contoh: Membuka situs dari negara lain.
Komponen akses jaringan virtual ke internet pada platform terkait.
Contoh: Routing cloud menuju internet.
Penghubungan beberapa jaringan agar dapat saling bertukar data.
Contoh: Menghubungkan LAN kantor dan cabang.
Jaringan atau layanan internal untuk anggota organisasi.
Contoh: Portal dokumen kantor.
Catatan aset serta hubungan perangkat jaringan.
Contoh: Daftar ODP dan port terpakai.
Alamat logis yang digunakan untuk mengirim data ke perangkat pada jaringan IP.
Contoh: 192.168.1.10 merupakan contoh alamat IPv4 privat.
Dua perangkat menggunakan alamat sama dalam jaringan yang sama.
Contoh: Printer dan komputer salah memakai IP sama.
Hak penggunaan alamat DHCP untuk masa tertentu.
Contoh: Perangkat memperbarui masa sewa IP.
Informasi tambahan dalam header IPv4.
Contoh: Opsi diagnostik pada paket tertentu.
Perangkat telepon yang memakai jaringan IP.
Contoh: Telepon meja terhubung LAN.
Sekumpulan alamat yang tersedia untuk diberikan.
Contoh: Rentang DHCP pelanggan.
Alamat untuk jaringan internal yang tidak dirutekan langsung di internet publik.
Contoh: Perangkat rumah dapat memakai alamat 192.168.x.x.
Alamat yang dapat dirutekan di internet; keterjangkauan tetap bergantung pada aturan jaringan.
Contoh: Memiliki IP publik tidak otomatis membuat semua port terbuka.
Pemetaan DHCP agar perangkat tertentu memperoleh alamat tertentu.
Contoh: Printer selalu memperoleh alamat sama.
Pemalsuan alamat sumber IP.
Contoh: Paket seolah berasal dari pihak lain.
Pembungkusan paket IP di dalam paket IP lain.
Contoh: Transport jaringan melalui tunnel IP.
IP Address Management, pengelolaan alokasi dan catatan IP.
Contoh: Mencatat subnet setiap lokasi.
Alat pengujian kinerja antara endpoint yang disiapkan.
Contoh: Uji kapasitas LAN terkontrol.
Standar ekspor informasi aliran IP.
Contoh: Collector menerima record aliran.
Intrusion Prevention System, sistem deteksi dengan tindakan pencegahan.
Contoh: Memblokir trafik sesuai kebijakan.
Keluarga protokol untuk perlindungan trafik pada lapisan IP.
Contoh: VPN antarkantor.
Versi IP yang menggunakan alamat 32 bit, biasanya ditulis sebagai empat angka.
Contoh: 192.168.1.1 adalah contoh format IPv4.
Versi IP dengan alamat 128 bit yang menyediakan ruang alamat lebih besar.
Contoh: 2001:db8::1 adalah contoh alamat dokumentasi IPv6.
Header tambahan IPv6 untuk fungsi tertentu.
Contoh: Header fragment pada IPv6.
Internet Routing Registry, basis data objek kebijakan routing.
Contoh: Memeriksa objek route operator.
Protokol routing link-state yang umum pada jaringan operator.
Contoh: Routing internal backbone.
Lingkup routing IS-IS dalam satu area.
Contoh: Jalur internal area IS-IS.
Lingkup routing IS-IS antararea.
Contoh: Backbone penghubung area.
Transport perintah storage SCSI melalui IP.
Contoh: Server mengakses disk jaringan.
Internet Service Provider: penyedia layanan akses internet.
Contoh: Pelanggan berlangganan akses internet kepada ISP.
Transfer perubahan zona DNS secara inkremental.
Contoh: Sekunder mengambil perubahan terbaru.
Internet Exchange Point, tempat pertukaran trafik antarjaringan.
Contoh: Peering beberapa operator pada exchange.
Variasi waktu respons atau waktu kedatangan paket.
Contoh: Jitter tinggi dapat membuat percakapan suara terasa tidak stabil.
Penyangga untuk meratakan variasi kedatangan paket media.
Contoh: Menstabilkan pemutaran suara.
Format data teks terstruktur.
Contoh: Jawaban API berupa objek JSON.
Frame Ethernet lebih besar dari ukuran standar umum, sesuai dukungan perangkat.
Contoh: Jaringan penyimpanan yang dikonfigurasi seragam.
Pemakaian ulang koneksi untuk beberapa pertukaran HTTP sesuai versi.
Contoh: Mengurangi pembentukan koneksi baru.
Protokol autentikasi berbasis tiket.
Contoh: Akses layanan domain perusahaan.
Penggantian kunci berkala atau setelah kejadian tertentu.
Contoh: Pembaruan kunci layanan.
Modul soket kabel yang dipasang pada outlet atau panel.
Contoh: Soket LAN di dinding.
Platform orkestrasi workload container.
Contoh: Menjalankan layanan aplikasi terdistribusi.
Abstraksi akses stabil ke kelompok endpoint Kubernetes.
Contoh: Nama layanan untuk aplikasi.
Layer Two Tunneling Protocol, tunneling tanpa enkripsi bawaan.
Contoh: L2TP sering dipadukan dengan IPsec.
Link Aggregation Control Protocol, negosiasi penggabungan link.
Contoh: Dua kabel menjadi kelompok agregasi.
Link Aggregation Group, kelompok port yang diagregasikan.
Contoh: Bundel uplink switch.
Local Area Network: jaringan pada area terbatas, misalnya rumah atau kantor.
Contoh: Komputer dan printer kantor dapat berada dalam satu LAN.
Community BGP tiga bagian 32 bit untuk penandaan kebijakan.
Contoh: Kebijakan yang memakai ASN empat byte.
Bagian akses terakhir menuju lokasi pelanggan.
Contoh: Jalur distribusi ke rumah.
Header waktu modifikasi representasi menurut server.
Contoh: Validasi cache melalui waktu.
Waktu tunda perjalanan data; alat berbeda dapat mengukur perjalanan satu arah atau bolak-balik.
Contoh: Latency rendah biasanya membantu komunikasi interaktif.
Konektor optik berukuran kecil dengan kait.
Contoh: Sambungan modul optik switch.
Protokol akses layanan direktori.
Contoh: Pencarian pengguna dalam direktori organisasi.
Label Distribution Protocol, pertukaran label MPLS.
Contoh: Distribusi label antarrouter.
Switch penghubung endpoint ke fabric.
Contoh: Server menuju leaf rack.
Topologi fabric dengan lapisan leaf dan spine.
Contoh: Jalur antarrack datacenter.
Model pengeluaran trafik dengan laju teratur.
Contoh: Perataan laju pengiriman.
Pemberian izin minimum yang diperlukan untuk tugas.
Contoh: Akun pemantau tidak boleh mengubah konfigurasi.
Alokasi minimum dalam struktur queue sesuai kapasitas dan aturan induk.
Contoh: Pembagian bandwidth beberapa kelas.
Jalur pandang langsung antarantenna.
Contoh: Memeriksa penghalang link radio.
Sambungan komunikasi antara dua titik.
Contoh: Kabel dari router ke switch.
Penggabungan beberapa link menjadi sambungan logis.
Contoh: Menambah kapasitas antar-switch per kelompok aliran.
Perhitungan daya dan rugi sepanjang sambungan.
Contoh: Menilai kelayakan link radio.
Pendekatan routing berbasis informasi kondisi dan hubungan link.
Contoh: OSPF membangun peta topologi.
Alamat yang hanya berlaku pada sambungan lokal.
Contoh: fe80:: pada IPv6.
Link Layer Discovery Protocol, pertukaran identitas tetangga lokal.
Contoh: Mengetahui switch yang terhubung.
Pembagian beban ke beberapa sumber daya atau jalur.
Contoh: Permintaan web dibagi antarpeladen.
Atribut BGP untuk preferensi jalur keluar dalam AS.
Contoh: Memilih upstream utama.
Header yang dapat menyatakan tujuan pengalihan atau sumber daya dibuat.
Contoh: Alamat tujuan redirect.
Tingkat kepentingan catatan kejadian.
Contoh: Error dibedakan dari informasi biasa.
Masa penyimpanan log sesuai kebijakan.
Contoh: Log disimpan selama periode yang disetujui.
Penggantian atau pengarsipan log berdasarkan aturan ukuran atau waktu.
Contoh: Mencegah satu berkas log tumbuh terus.
Client menunggu jawaban hingga kejadian atau timeout lalu meminta lagi.
Contoh: Pembaruan data ketika WebSocket tidak dipakai.
Pemilihan rute dengan prefix cocok paling spesifik.
Contoh: Rute /24 dipilih daripada /16 yang juga cocok.
Antarmuka publik untuk melihat hasil diagnostik jaringan operator.
Contoh: Memeriksa rute dari jaringan lain.
Perlindungan spanning tree terhadap keadaan tertentu akibat hilangnya BPDU.
Contoh: Mengurangi risiko loop link satu arah.
Alamat untuk komunikasi kembali ke perangkat sendiri.
Contoh: 127.0.0.1 pada IPv4.
Loss of Signal: indikator hilangnya sinyal pada perangkat optik tertentu.
Contoh: Jika lampu LOS menunjukkan gangguan, catat kondisinya dan hubungi petugas.
Link-State Advertisement, informasi yang dibagikan OSPF.
Contoh: Pengumuman kondisi link router.
Link-State Database, kumpulan informasi topologi protokol link-state.
Contoh: Router menghitung jalur dari LSDB.
Label Switched Path, jalur penerusan MPLS.
Contoh: Lintasan label melalui backbone.
Pengenal antarmuka jaringan pada lapisan lokal; dapat diubah atau diacak pada beberapa perangkat.
Contoh: Ponsel dapat memakai MAC acak ketika mengakses Wi-Fi.
Penghapusan entri MAC setelah masa tidak aktif.
Contoh: Entri lama dibersihkan otomatis.
Mekanisme login ulang hotspot terkait perangkat sesuai implementasi.
Contoh: Perangkat dikenali kembali dalam batas kebijakan.
Pembelajaran lokasi MAC dari trafik yang diterima.
Contoh: Switch memperbarui tabel MAC.
Tabel pemetaan MAC ke port pada switch.
Contoh: Switch mengetahui port komputer tujuan.
Metadata pada pesan email.
Contoh: From, To, dan Received.
Antrean pesan yang menunggu pengiriman atau percobaan ulang.
Contoh: Email tertunda karena tujuan belum tersedia.
Server yang meneruskan email untuk pengirim yang diizinkan.
Contoh: Pengiriman email aplikasi melalui relay.
Batas penggunaan penyimpanan kotak surat.
Contoh: Email baru tertolak jika kapasitas penuh.
Waktu yang disepakati untuk pemeliharaan.
Contoh: Pembaruan dilakukan di luar jam ramai.
Perangkat lunak yang dibuat untuk merusak atau menyalahgunakan sistem.
Contoh: Program mencuri kredensial.
Metropolitan Area Network, jaringan berskala kawasan perkotaan.
Contoh: Penghubung beberapa gedung satu kota.
Pihak perantara mengintervensi komunikasi tanpa seharusnya.
Contoh: Penyadapan melalui jaringan yang disalahgunakan.
Bagian untuk konfigurasi dan pengawasan perangkat.
Contoh: Akses administrasi router.
Batas laju normal pada konfigurasi queue tertentu.
Contoh: Batas normal pelanggan sebelum burst.
Megabyte per detik, satuan yang sering digunakan pada unduhan berkas.
Contoh: 1 byte sama dengan 8 bit; MB/s berbeda dari Mbps.
Megabit per detik, satuan laju data; huruf b berarti bit.
Contoh: 50 Mbps secara teori setara 6,25 MB/s sebelum overhead dan hambatan lain.
Modulation and Coding Scheme, indeks kombinasi modulasi dan pengodean.
Contoh: Client turun MCS saat sinyal buruk.
Mail Delivery Agent, komponen pengantaran ke penyimpanan penerima.
Contoh: Pesan masuk kotak surat.
Penyambungan serat melalui penjajaran mekanis.
Contoh: Perbaikan sesuai prosedur teknisi.
Atribut BGP yang menyampaikan preferensi pintu masuk kepada AS tetangga.
Contoh: Menawarkan preferensi salah satu link.
Pengubah media sambungan antarjenis antarmuka.
Contoh: Ethernet tembaga ke optik.
Area pertemuan koneksi operator dalam fasilitas tertentu.
Contoh: Interkoneksi antarpihak di datacenter.
Beberapa titik memiliki beberapa jalur penghubung.
Contoh: Jaringan antarlokasi dengan jalur alternatif.
Sistem beberapa titik Wi-Fi yang bekerja bersama untuk memperluas jangkauan.
Contoh: Koneksi antar-titik mesh tetap memengaruhi kecepatan di tiap ruangan.
Multi-Factor Authentication, verifikasi memakai faktor berbeda.
Contoh: Kata sandi ditambah perangkat autentikator.
Management Information Base, definisi objek informasi pengelolaan.
Contoh: Daftar objek statistik antarmuka.
Lonjakan trafik singkat yang dapat memenuhi buffer.
Contoh: Beberapa server mengirim bersamaan.
Pembatasan akses antarworkload secara lebih rinci.
Contoh: Hanya aplikasi tertentu boleh mengakses database.
Standar representasi isi email dan jenis media.
Contoh: Pesan membawa lampiran.
Multiple Input Multiple Output, pemakaian beberapa jalur antena.
Contoh: Perangkat memakai dua stream radio.
Konten tidak aman dimuat dari halaman berkonteks aman.
Contoh: Halaman HTTPS memanggil HTTP.
Multicast Listener Discovery, pengelolaan penerima multicast IPv6.
Contoh: Keanggotaan kelompok IPv6.
Multi-Link Operation, operasi beberapa link pada Wi-Fi 7 yang mendukungnya.
Contoh: Perangkat memakai lebih dari satu link radio.
Mean Opinion Score, ukuran kualitas pengalaman menurut metode penilaiannya.
Contoh: Penilaian kualitas panggilan.
Multiprotocol Label Switching, penerusan menggunakan label.
Contoh: Transport layanan operator.
Nilai penanda untuk keputusan penerusan MPLS.
Contoh: Paket dibawa mengikuti label.
Maximum Segment Size, batas payload TCP per segmen.
Contoh: MSS disesuaikan dengan MTU jalur.
Multiple Spanning Tree Protocol, beberapa instance spanning tree.
Contoh: Kelompok VLAN mengikuti instance berbeda.
Mail Transfer Agent, komponen pemindahan email.
Contoh: Server meneruskan pesan.
Kebijakan transport TLS untuk pengiriman email melalui HTTPS dan DNS terkait.
Contoh: Mengurangi pengiriman tanpa TLS ke domain.
Mean Time Between Failures, ukuran interval kegagalan pada konteks tertentu.
Contoh: Penilaian keandalan peralatan.
Alat diagnostik gabungan pengamatan hop dan pengukuran berulang.
Contoh: Melihat perubahan respons sepanjang jalur.
Mean Time to Repair atau Recover sesuai definisi organisasi.
Contoh: Rata-rata lama pemulihan insiden.
Maximum Transmission Unit, ukuran paket terbesar pada link tanpa fragmentasi IP di sana.
Contoh: Menyesuaikan MTU untuk tunnel.
MIMO untuk melayani beberapa pengguna dengan sumber daya spasial.
Contoh: Access point melayani client yang mendukung.
Mail User Agent, aplikasi pengguna untuk email.
Contoh: Aplikasi email pada ponsel.
Pemakaian lebih dari satu penyedia cloud.
Contoh: Layanan memakai penyedia berbeda.
Pengiriman kepada anggota kelompok tertentu.
Contoh: Distribusi video ke kelompok penerima.
Sambungan satu jaringan melalui lebih dari satu jalur atau penyedia.
Contoh: Usaha memiliki dua koneksi WAN.
Serat yang mendukung beberapa mode propagasi.
Contoh: Sambungan datacenter sesuai kelas serat.
Penggabungan beberapa aliran pada satu sarana komunikasi.
Contoh: Stream HTTP/2 pada satu koneksi.
Nilai preferensi tujuan MX; angka lebih kecil lebih diprioritaskan.
Contoh: Server cadangan memiliki angka lebih besar.
Network Access Control, kendali akses perangkat ke jaringan.
Contoh: Perangkat harus memenuhi kebijakan sebelum masuk.
Network Access Server, perangkat pemberi akses yang berinteraksi dengan AAA.
Contoh: Router hotspot bertanya ke RADIUS.
Network Attached Storage, penyimpanan berkas melalui jaringan.
Contoh: Folder bersama kantor.
Network Address Translation: penerjemahan alamat jaringan, sering dari alamat privat ke publik.
Contoh: Banyak perangkat rumah dapat berbagi satu alamat IPv4 publik melalui NAT.
Penerjemahan komunikasi IPv6 ke IPv4.
Contoh: Client IPv6 mengakses tujuan IPv4.
VLAN untuk trafik tanpa tag pada trunk, bergantung konfigurasi.
Contoh: Pengaturan untagged pada uplink.
Neighbor Discovery Protocol untuk penemuan tetangga dan router pada IPv6.
Contoh: Mencari alamat link-local router.
Penyimpanan sementara jawaban DNS negatif.
Contoh: Hasil nama tidak ada disimpan sementara.
Jawaban IPv6 yang memberikan informasi tetangga.
Contoh: Perangkat menjawab pencarian alamatnya.
Pesan IPv6 untuk mencari atau memeriksa tetangga.
Contoh: Pencarian pemilik alamat IPv6 lokal.
Protokol pengelolaan konfigurasi jaringan secara terstruktur.
Contoh: Mengirim perubahan konfigurasi perangkat.
Teknologi ekspor catatan aliran trafik pada perangkat yang mendukungnya.
Contoh: Menilai sumber trafik terbesar.
Alamat yang menyatakan sebuah subnet.
Contoh: 192.168.1.0 pada subnet /24.
Proses perangkat mencapai informasi jaringan yang konsisten setelah perubahan.
Contoh: Pemulihan routing setelah link putus.
Penghubung perangkat ke jaringan, fisik atau virtual.
Contoh: Antarmuka Ethernet komputer.
Lapisan pengalamatan dan pengiriman antarjaringan.
Contoh: Penerusan paket IP.
Lingkup terpisah sumber daya jaringan pada sistem yang mendukungnya.
Contoh: Container memiliki antarmuka dan rute sendiri.
Pembagian jaringan untuk membatasi lingkup akses dan gangguan.
Contoh: LAN kerja terpisah dari tamu.
Tujuan perantara berikutnya bagi paket.
Contoh: IP router tetangga pada rute.
Network File System, protokol akses berkas jaringan.
Contoh: Mount folder dari server.
Menjalankan fungsi jaringan sebagai perangkat lunak pada infrastruktur komputasi.
Contoh: Firewall virtual.
Network Interface Card, perangkat antarmuka jaringan.
Contoh: Kartu jaringan pada komputer.
Network Management System, sistem pengelolaan dan pemantauan jaringan.
Contoh: Dashboard perangkat operator.
Network Operations Center, fungsi pengawasan operasional jaringan.
Contoh: Tim menangani alarm jaringan.
Titik atau perangkat peserta jaringan.
Contoh: Router sebagai node jaringan.
Tingkat derau dasar pada media radio.
Contoh: Spektrum ramai meningkatkan gangguan.
Nilai yang dimaksudkan untuk sekali pemakaian dalam konteks tertentu.
Contoh: Mencegah penggunaan ulang pesan.
Kemampuan membuktikan tindakan atau asal data dengan mekanisme yang sesuai.
Contoh: Tanda tangan digital beserta bukti terkait.
Komunikasi antara lingkungan dan pihak luarnya.
Contoh: Pengguna mengakses aplikasi datacenter.
Alat pencarian informasi DNS.
Contoh: Memeriksa alamat domain.
Not-So-Stubby Area, area OSPF yang dapat membawa rute eksternal melalui tipe LSA tertentu.
Contoh: Redistribusi di area cabang.
Network Time Protocol, sinkronisasi waktu jaringan.
Contoh: Server menyelaraskan jam sistem.
Antarmuka logis yang digunakan untuk membuang trafik.
Contoh: Tujuan rute discard.
Jawaban DNS bahwa nama yang diminta tidak ada.
Contoh: Salah ketik nama domain.
Kerangka delegasi otorisasi akses, bukan protokol login dengan sendirinya.
Contoh: Memberi aplikasi akses terbatas ke API.
Penyimpanan data sebagai objek dengan identitas dan metadata.
Contoh: Penyimpanan arsip aplikasi.
Protokol pemeriksaan status pencabutan sertifikat.
Contoh: Client meminta status sertifikat.
Server menyertakan jawaban status sertifikat yang ditandatangani.
Contoh: Mengurangi permintaan status dari client.
Optical Distribution Cabinet, kabinet distribusi jaringan optik.
Contoh: Distribusi jalur menuju ODP.
Optical Distribution Frame, tempat terminasi dan penataan serat.
Contoh: Panel sambungan di ruang perangkat.
Optical Distribution Network, jaringan distribusi antara OLT dan ONU.
Contoh: Kabel, splitter, dan konektor optik.
Optical Distribution Point: titik distribusi sambungan serat optik menuju pelanggan.
Contoh: Petugas mencatat ODP dan port yang digunakan saat pemasangan.
Pembagian sinyal ke banyak subcarrier ortogonal.
Contoh: Modulasi pada Wi-Fi modern.
Pembagian kanal ke unit frekuensi untuk penjadwalan beberapa pengguna.
Contoh: Wi-Fi 6 mengelola banyak client.
Object Identifier, pengenal objek dalam hierarki tertentu.
Contoh: Alamat objek SNMP.
Optical Line Terminal: perangkat sisi operator yang melayani jaringan optik pasif.
Contoh: OLT menghubungkan layanan operator dengan perangkat optik pelanggan.
Antena dengan cakupan mendatar ke berbagai arah sesuai pola.
Contoh: Akses radio sekitar titik pemasangan.
Pemetaan satu alamat ke satu alamat lain.
Contoh: Pemetaan IP internal server ke IP luar.
Perangkat pelanggan pada jaringan optik; penamaan bergantung pada arsitektur dan vendor.
Contoh: Perangkat dapat menyediakan port LAN dan kadang fungsi Wi-Fi.
Pengalihan ke tujuan bebas akibat validasi yang tidak memadai.
Contoh: Link situs tepercaya diarahkan ke situs palsu.
Server email yang menerima penerusan tanpa kendali memadai.
Contoh: Konfigurasi berisiko disalahgunakan untuk spam.
Lapisan identitas di atas OAuth 2.0.
Contoh: Login melalui penyedia identitas.
Perangkat lunak VPN yang menggunakan TLS untuk kendali keamanan.
Contoh: Akses jarak jauh terotorisasi.
Daya sinyal cahaya dalam jaringan optik.
Contoh: Pembacaan Rx power ONT.
Alat ukur daya sinyal optik.
Contoh: Teknisi mengukur jalur fiber.
Pembagi sinyal optik pasif ke beberapa jalur.
Contoh: Splitter 1:8.
Gabungan scheme, host, dan port dalam model keamanan web.
Contoh: Dua subdomain memiliki origin berbeda.
Server sumber utama konten di belakang perantara.
Contoh: CDN mengambil konten dari origin.
Model tujuh lapisan untuk memahami komunikasi jaringan.
Contoh: Memisahkan masalah kabel dan aplikasi.
Protokol routing link-state untuk jaringan internal.
Contoh: Pertukaran rute dalam jaringan operator.
Hubungan OSPF untuk sinkronisasi basis data sesuai kebutuhan.
Contoh: Dua router mencapai keadaan Full.
Pembagian lingkup pertukaran informasi OSPF.
Contoh: Area gedung terhubung ke backbone.
Area backbone pada desain OSPF standar.
Contoh: Penghubung antararea OSPF.
Router rekan yang ditemukan pada OSPF.
Contoh: Tetangga routing pada satu link.
Area OSPF yang membatasi jenis rute eksternal tertentu.
Contoh: Area cabang dengan informasi rute lebih sedikit.
Operations Support System, sistem pendukung operasional jaringan dan layanan.
Contoh: Pengelolaan inventaris dan aktivasi.
Optical Time Domain Reflectometer, alat analisis kejadian sepanjang serat.
Contoh: Mencari jarak titik putus.
One-Time Password, kode untuk sekali penggunaan sesuai masa berlaku.
Contoh: Kode verifikasi login.
Jalur pengelolaan terpisah dari trafik utama.
Contoh: Akses perangkat saat jaringan utama gagal.
Data atau pekerjaan tambahan di luar isi utama.
Contoh: Header protokol menambah ukuran transfer.
Jaringan logis yang dibentuk di atas jaringan lain.
Contoh: Jaringan virtual melalui tunnel.
Kapasitas agregat permintaan melebihi kapasitas jalur penghubung.
Contoh: Banyak port berbagi uplink lebih kecil.
Platform as a Service, layanan platform untuk menjalankan aplikasi.
Contoh: Aplikasi dipasang pada platform terkelola.
Perekaman paket untuk analisis pada lingkup yang diizinkan.
Contoh: Mencari penyebab kegagalan protokol.
Salinan paket yang sama diterima lebih dari sekali.
Contoh: Pengiriman ulang atau duplikasi jalur.
Kondisi sebagian paket data tidak sampai ke tujuan.
Contoh: Paket hilang dapat memicu pengiriman ulang atau gangguan suara dan video.
Paket diterima dalam urutan berbeda dari pengiriman.
Contoh: Perubahan jalur dapat mengubah urutan.
Pembagian daftar hasil menjadi beberapa bagian.
Contoh: Kamus menampilkan sejumlah istilah per halaman.
Unit data yang dikirim melalui jaringan.
Contoh: Berkas besar dikirim sebagai banyak paket.
Personal Area Network, jaringan sekitar pengguna.
Contoh: Sambungan perangkat jarak dekat.
Password Authentication Protocol, autentikasi dengan kredensial tanpa perlindungan kriptografi bawaan.
Contoh: Metode PPP yang memerlukan perlindungan jalur.
Port Address Translation, penerjemahan alamat sekaligus port.
Contoh: Banyak sambungan berbagi IP publik.
Perbaikan perangkat lunak untuk masalah tertentu.
Contoh: Pembaruan menutup celah.
Kabel pendek dengan konektor untuk penghubung perangkat atau panel.
Contoh: Sambungan ONT ke outlet fiber.
Panel terminasi untuk penataan sambungan kabel.
Contoh: Kabel tiap ruangan berakhir di panel.
Isi data yang dibawa suatu pesan jaringan.
Contoh: Isi foto berada dalam payload.
Private Branch Exchange, sistem pengelolaan telepon internal.
Contoh: Nomor ekstensi kantor.
Format rekaman paket yang umum digunakan.
Contoh: Membuka capture dengan analisator.
Per Connection Queue, pembagian trafik berdasarkan pengelompokan tertentu.
Contoh: Pembagian laju antar-IP pengguna.
Powered Device, sisi penerima daya PoE.
Contoh: Kamera yang menerima daya Ethernet.
Power Distribution Unit, distribusi daya untuk perangkat.
Contoh: Pembagian listrik di rack.
Metode EAP yang melindungi autentikasi di dalam tunnel TLS.
Contoh: Login Wi-Fi enterprise yang sesuai konfigurasi.
Perangkat saling menyediakan layanan tanpa satu server pusat wajib.
Contoh: Pertukaran berkas antarpeer.
Pertukaran trafik langsung antardua jaringan sesuai kesepakatan.
Contoh: ISP bertukar trafik melalui IXP.
Pengujian keamanan terotorisasi dengan simulasi serangan dalam ruang lingkup.
Contoh: Uji aplikasi milik organisasi.
Keluarga mekanisme perlindungan pesan dan berkas berkunci publik.
Contoh: Enkripsi pesan untuk penerima.
Penipuan yang meniru pihak tepercaya untuk memperoleh data atau tindakan.
Contoh: Pesan palsu meminta kode OTP.
Lapisan pengiriman sinyal melalui media fisik.
Contoh: Sinyal pada kabel optik.
Potongan serat berkonektor pada satu ujung untuk terminasi.
Contoh: Disambung ke kabel utama.
Protocol Independent Multicast, routing multicast.
Contoh: Distribusi multicast antarrouter.
PIM Sparse Mode, routing multicast dengan mekanisme rendezvous.
Contoh: Jaringan distribusi video multicast.
Pengujian respons jaringan; angka yang tampil biasanya waktu bolak-balik.
Contoh: Ping ke dua server berbeda dapat memberi hasil berbeda.
Public Key Infrastructure, pengelolaan kunci, sertifikat, dan kepercayaan.
Contoh: Sistem sertifikat organisasi.
Protected Management Frames, perlindungan frame manajemen Wi-Fi tertentu.
Contoh: Mengurangi pemalsuan frame manajemen tertentu.
Path MTU Discovery, pencarian ukuran paket yang sesuai sepanjang jalur.
Contoh: Mendeteksi link dengan MTU lebih kecil.
Private Network Interconnect, interkoneksi langsung privat antarjaringan.
Contoh: Link khusus dua operator.
Unit workload dasar Kubernetes dengan container yang berbagi konteks tertentu.
Contoh: Aplikasi dan komponen pendamping.
Power over Ethernet, pengiriman daya melalui kabel Ethernet kompatibel.
Contoh: Memberi daya ke access point.
Total daya yang tersedia bagi port PoE perangkat.
Contoh: Memeriksa kebutuhan seluruh kamera.
Perangkat penyisip daya ke jalur Ethernet.
Contoh: Access point memakai adaptor PoE.
Switch dengan port pemberi daya PoE.
Contoh: Memberi daya beberapa kamera.
Orientasi medan gelombang radio.
Contoh: Penyelarasan polarisasi antena link.
Pemilihan jalur berdasarkan kebijakan selain alamat tujuan biasa.
Contoh: Trafik tertentu memakai WAN kedua.
Passive Optical Network, jaringan optik dengan pembagi pasif.
Contoh: Satu jalur optik dibagi ke pelanggan.
Protokol pengambilan email dengan perilaku penyimpanan sesuai client.
Contoh: Client mengunduh pesan.
Pengarahan sambungan port tertentu ke tujuan internal.
Contoh: Menghubungkan akses publik ke layanan yang diizinkan.
Penyalinan trafik port untuk pengamatan.
Contoh: Analisis paket pada port pemantauan.
Pembatasan penggunaan port berdasarkan aturan perangkat.
Contoh: Membatasi MAC yang diizinkan.
Point-to-Point Protocol over Ethernet: metode membentuk sesi akses melalui Ethernet, umumnya dengan autentikasi.
Contoh: Router dapat memakai akun PPPoE untuk menghubungkan layanan pelanggan.
Protokol VPN lama dengan kelemahan keamanan pada penggunaan umum.
Contoh: Tidak dipilih untuk perlindungan modern.
Pemberian prefix IPv6 kepada router untuk jaringan di belakangnya.
Contoh: Router pelanggan menerima blok IPv6.
Jumlah bit alamat yang dipakai untuk prefix jaringan.
Contoh: /64 pada banyak subnet IPv6.
Daftar aturan untuk mencocokkan prefix dan panjangnya.
Contoh: Mengizinkan hanya blok pelanggan.
Lapisan model OSI untuk representasi data.
Contoh: Penyesuaian format data.
Nomor sistem otonom untuk penggunaan privat.
Contoh: ASN internal pada laboratorium routing.
Lingkungan cloud untuk penggunaan organisasi tertentu.
Contoh: Platform internal perusahaan.
Bagian kunci rahasia yang harus dilindungi.
Contoh: Kunci privat sertifikat server.
Pesan client untuk mencari jaringan Wi-Fi.
Contoh: Pemindaian jaringan oleh perangkat.
Jawaban access point terhadap pencarian client.
Contoh: Memberikan informasi jaringan.
Waktu perjalanan sinyal melalui media.
Contoh: Jalur lebih panjang menambah waktu perjalanan.
Format dan mekanisme serialisasi data bertipe.
Contoh: Pesan gRPC terstruktur.
Aturan pertukaran pesan antarperangkat.
Contoh: Browser dan server memakai HTTP.
Persiapan sumber daya dan konfigurasi layanan.
Contoh: Menyiapkan akses pelanggan.
Perangkat menjawab ARP atas nama alamat lain.
Contoh: Router mewakili host pada desain tertentu.
Power Sourcing Equipment, sisi pemberi daya PoE.
Contoh: Port switch yang memasok daya.
Emulasi layanan sambungan melalui jaringan paket.
Contoh: Layanan Ethernet antarlokasi.
Flag TCP terkait penyampaian data kepada aplikasi penerima.
Contoh: Data interaktif diteruskan ke aplikasi.
Point-to-Multipoint radio, satu titik melayani beberapa tujuan.
Contoh: Akses beberapa lokasi dari satu sektor.
Precision Time Protocol, sinkronisasi waktu dengan kebutuhan presisi tertentu.
Contoh: Sinkronisasi perangkat industri atau telekomunikasi.
Point-to-Point radio, sambungan nirkabel antara dua titik.
Contoh: Penghubung dua gedung.
Layanan cloud bagi banyak pelanggan melalui penyedia.
Contoh: Organisasi memakai infrastruktur bersama penyedia.
Bagian kunci yang dapat dibagikan dalam sistem kunci publik.
Contoh: Verifikasi tanda tangan.
Blok alamat yang dapat diumumkan di internet.
Contoh: Prefix milik operator.
Pengodean karakter internasional menjadi bentuk ASCII terkait IDN.
Contoh: Label domain diawali xn--.
Port VLAN ID, VLAN yang diberikan pada trafik masuk tanpa tag.
Contoh: Port pengguna masuk VLAN kantor.
Pembungkusan tag VLAN pelanggan di dalam tag layanan.
Contoh: Transport VLAN pelanggan oleh operator.
Modulasi yang memakai perubahan amplitudo dan fase untuk membawa bit.
Contoh: Mode modulasi disesuaikan kualitas radio.
Quality of Service: pengaturan prioritas atau alokasi trafik jaringan.
Contoh: QoS dapat memprioritaskan suara, tetapi tidak menambah kapasitas sambungan.
Form factor modul empat kanal yang umum untuk kelas 40 gigabit.
Contoh: Uplink datacenter yang sesuai.
Form factor modul empat kanal yang umum untuk kelas 100 gigabit.
Contoh: Transport 100 GbE.
Antrean dan aturan untuk mengatur aliran atau membatasi laju trafik.
Contoh: Simple Queue MikroTik dapat menetapkan batas upload dan download pelanggan.
Urutan preferensi pelayanan antrean sesuai sistem queue.
Contoh: Kelas penting diberi prioritas.
Waktu menunggu dalam antrean sebelum dikirim.
Contoh: Trafik padat menambah waktu tunggu.
Transport terenkripsi di atas UDP dengan stream dan kendali koneksi.
Contoh: HTTP/3 memakai QUIC.
Satuan tinggi perangkat rack, biasa ditulis U.
Contoh: Switch 1U pada rack.
Frekuensi gelombang elektromagnetik untuk komunikasi radio.
Contoh: Pemilihan pita perangkat nirkabel.
Protokol untuk autentikasi, otorisasi, dan pencatatan penggunaan jaringan secara terpusat.
Contoh: Router dapat meminta validasi akun hotspot kepada server RADIUS.
Penggunaan RADIUS melalui TLS.
Contoh: Perlindungan pertukaran RADIUS antarperangkat.
Malware yang menghalangi akses dan menuntut pembayaran.
Contoh: Berkas dikunci penyerang.
Batas laju penggunaan suatu layanan.
Contoh: Membatasi trafik pelanggan.
Pembatasan jumlah permintaan API dalam lingkup tertentu.
Contoh: Membatasi permintaan per akun.
Role-Based Access Control, hak akses berdasarkan peran.
Contoh: Peran operator berbeda dari admin.
Registration Data Access Protocol, akses data registrasi terstruktur.
Contoh: Pencarian informasi domain atau IP.
Penggabungan kembali fragmen menjadi paket semula.
Contoh: Tujuan menyatukan fragmen yang diterima.
Pembentukan ulang asosiasi, misalnya saat perpindahan access point.
Contoh: Client roaming ke titik baru.
Memulai ulang perangkat atau sistem.
Contoh: Router menjalankan ulang sistemnya.
Jumlah data TCP yang dapat diterima sebelum pengakuan lebih lanjut.
Contoh: Penerima membatasi pengirim.
Resolver yang mencari jawaban DNS atas nama client.
Contoh: Perangkat meminta alamat domain ke resolver.
Random Early Detection, AQM dengan tindakan probabilistik sebelum antrean penuh.
Contoh: Mengurangi penumpukan antrean.
Pengarahan akses ke alamat lain.
Contoh: URL lama diarahkan ke URL baru.
Header informasi asal navigasi sesuai kebijakan privasi.
Contoh: Halaman asal kunjungan.
Jawaban bahwa server menolak permintaan DNS.
Contoh: Kebijakan menolak rekursi dari luar.
Pihak pemegang atau pendaftar domain.
Contoh: Organisasi yang mendaftarkan domainnya.
Penyedia pendaftaran nama domain kepada pemilik.
Contoh: Tempat membeli atau memperpanjang domain.
Pengelola basis data domain pada suatu lingkup seperti TLD.
Contoh: Pengelolaan nama di bawah TLD.
Titik pertemuan sumber dan penerima pada rancangan multicast tertentu.
Contoh: RP dalam PIM-SM.
Perubahan skema alamat suatu jaringan.
Contoh: Penggantian prefix IP internal.
Penggunaan ulang pesan yang valid untuk tujuan tidak sah.
Contoh: Token lama dikirim kembali.
Penyalinan data atau keadaan ke sumber daya lain.
Contoh: Salinan database pada server cadangan.
Batas waktu menunggu pemrosesan atau respons permintaan.
Contoh: Proxy menghentikan permintaan terlalu lama.
Gaya arsitektur interaksi sumber daya dengan kendala tertentu.
Contoh: API berorientasi sumber daya.
Antarmuka HTTP untuk data jaringan yang dimodelkan YANG sesuai protokol.
Contoh: Membaca konfigurasi melalui API standar.
Pengiriman ulang data yang belum berhasil diterima.
Contoh: Segmen hilang dikirim kembali.
Ukuran terkait daya yang dipantulkan balik pada sambungan.
Contoh: Evaluasi kualitas konektor.
Header yang mencatat alamat pengembalian sesuai proses email.
Contoh: Penelusuran alamat bounce.
Protokol lama untuk mencari IP berdasarkan alamat perangkat.
Contoh: Pembelajaran konfigurasi pada sistem lama.
Pencarian nama dari alamat IP.
Contoh: Pemeriksaan PTR alamat server.
Perantara yang menerima permintaan atas nama server belakangnya.
Contoh: Satu endpoint meneruskan ke aplikasi internal.
Routing Information Base, kumpulan informasi rute sebelum pemilihan penerusan.
Contoh: Rute dari beberapa protokol.
Perangkat atau jalur membentuk lingkaran.
Contoh: Ring fiber antarlokasi.
Routing Information Protocol berbasis distance vector.
Contoh: Pembelajaran rute pada jaringan sederhana.
Pengembangan protokol RIP untuk pertukaran informasi rute IPv6.
Contoh: Pertukaran rute IPv6 sederhana.
Versi RIP untuk IPv4 yang mendukung informasi mask subnet.
Contoh: Routing dengan subnet berbeda.
Regional Internet Registry, organisasi pengelola sumber daya nomor internet regional.
Contoh: APNIC melayani kawasan Asia Pasifik.
Penilaian kemungkinan dan dampak kejadian terhadap aset.
Contoh: Prioritas perbaikan keamanan.
Istilah umum konektor modular 8 posisi untuk Ethernet tembaga.
Contoh: Ujung kabel LAN.
Route Origin Authorization, pernyataan otorisasi ASN untuk prefix tertentu.
Contoh: ROA menyebut prefix dan origin AS.
Perpindahan sambungan client antartitik akses.
Contoh: Berjalan dari satu lantai ke lantai lain.
Berkas instruksi crawler, bukan mekanisme pengamanan data.
Contoh: Mengatur area crawling website.
Pengembalian ke kondisi sebelumnya ketika perubahan bermasalah.
Contoh: Memulihkan konfigurasi lama.
Switch acuan utama dalam spanning tree.
Contoh: Menentukan arah pohon topologi.
Pencarian penyebab mendasar suatu masalah.
Contoh: Menentukan asal gangguan berulang.
Sertifikat acuan kepercayaan dalam model PKI.
Contoh: Trust store browser.
Perlindungan agar port tertentu tidak menjadikan perangkat lain root bridge.
Contoh: Menjaga root bridge yang direncanakan.
Server acuan hierarki akar DNS.
Contoh: Resolver mencari delegasi domain tingkat atas.
Pemilihan rute yang boleh diterima atau diumumkan.
Contoh: Menolak prefix yang tidak diizinkan.
Rute berulang kali muncul dan hilang.
Contoh: Link tidak stabil memicu perubahan pengumuman.
Penahanan sementara rute yang terlalu sering berubah, sesuai kebijakan.
Contoh: Mengurangi efek perubahan rute berulang.
Kebijakan pencocokan dan perubahan atribut rute pada implementasi tertentu.
Contoh: Menetapkan atribut BGP untuk prefix tertentu.
Memasukkan rute dari sumber atau protokol lain.
Contoh: Rute statis dimasukkan ke OSPF.
Router iBGP yang memantulkan rute sesuai aturan untuk mengurangi kebutuhan mesh.
Contoh: Distribusi rute iBGP skala besar.
Perantara pertukaran rute BGP, biasanya tanpa meneruskan trafik pengguna.
Contoh: Route server pada IXP.
Perangkuman beberapa rute menjadi prefix lebih besar.
Contoh: Mengurangi jumlah rute yang diumumkan.
Perangkat yang meneruskan paket antara jaringan berbeda.
Contoh: Router rumah menghubungkan LAN pelanggan dengan jaringan penyedia layanan.
Pesan IPv6 yang mengumumkan informasi router dan prefix.
Contoh: Router mengumumkan subnet kepada client.
Pesan IPv6 untuk meminta pengumuman router.
Contoh: Client meminta informasi jaringan saat tersambung.
Pemilihan jalur pengiriman paket antarjaringan.
Contoh: Router memilih gateway berikutnya.
Paket berputar karena jalur router saling mengarah kembali.
Contoh: Kesalahan rute antardua router.
Nilai pembanding jalur dalam suatu protokol.
Contoh: Biaya OSPF suatu link.
Daftar rute yang diketahui perangkat.
Contoh: Memeriksa rute menuju subnet cabang.
Route Origin Validation, pemeriksaan origin rute menggunakan data RPKI.
Contoh: Mengidentifikasi rute valid, invalid, atau not found.
Infrastruktur sertifikat untuk memvalidasi otorisasi sumber daya nomor internet.
Contoh: Membantu pemeriksaan origin pengumuman BGP.
Recovery Point Objective, sasaran batas kehilangan data berdasarkan waktu.
Contoh: Seberapa jauh data boleh mundur.
Bahasa untuk menggambarkan kebijakan routing dalam registry.
Contoh: Objek kebijakan aut-num.
Indikator kekuatan sinyal diterima, dengan cara pengukuran bergantung perangkat.
Contoh: Memeriksa sinyal client pada access point.
Flag TCP untuk mereset atau menolak koneksi.
Contoh: Port tanpa layanan menolak sambungan.
Rapid Spanning Tree Protocol, pengembangan STP dengan perubahan keadaan lebih cepat.
Contoh: Pemulihan topologi switch.
Penggunaan RSVP untuk pembentukan jalur traffic engineering.
Contoh: Jalur MPLS dengan kendala tertentu.
Protokol kontrol dan umpan balik untuk sesi RTP.
Contoh: Laporan kualitas media.
Real-Time Messaging Protocol, protokol yang digunakan pada alur media tertentu.
Contoh: Pengiriman siaran ke server video.
Recovery Time Objective, sasaran waktu pemulihan layanan.
Contoh: Target durasi layanan kembali tersedia.
Retransmission Timeout, waktu tunggu sebelum pengiriman ulang.
Contoh: TCP menunggu pengakuan data.
Real-time Transport Protocol, pembawa media dengan penanda waktu dan urutan.
Contoh: Paket suara saat panggilan.
Pertukaran permintaan dan izin kirim untuk membantu koordinasi media.
Contoh: Mitigasi kondisi hidden node tertentu.
Real-Time Streaming Protocol, pengaturan sesi streaming.
Contoh: Akses aliran kamera yang mendukung.
Round-Trip Time, lama perjalanan pergi dan kembali.
Contoh: Pengukuran respons menuju server.
Daya yang diterima perangkat.
Contoh: Memeriksa sinyal optik masuk.
Perlindungan tanda tangan dan enkripsi pesan email menggunakan sertifikat.
Contoh: Email ditandatangani pengirim.
Software as a Service, aplikasi yang digunakan sebagai layanan.
Contoh: Aplikasi kolaborasi daring.
Selective Acknowledgment, pengakuan bagian data TCP yang sudah diterima.
Contoh: Mengurangi pengiriman ulang yang tidak perlu.
Simultaneous Authentication of Equals, pertukaran autentikasi pada WPA3 Personal.
Contoh: Pembentukan kunci berdasarkan kata sandi.
Nilai tambahan untuk mengurangi kesamaan hasil hash tertentu.
Contoh: Penyimpanan hash kata sandi.
Atribut cookie untuk membatasi pengiriman lintas situs.
Contoh: Mengurangi risiko penggunaan cookie lintas situs.
Standar pertukaran pernyataan autentikasi dan atribut.
Contoh: SSO aplikasi enterprise.
Storage Area Network, jaringan khusus akses storage blok.
Contoh: Akses volume penyimpanan server.
Session Border Controller, pengelolaan dan perlindungan batas sesi komunikasi.
Contoh: Pengendalian trafik SIP.
Jenis konektor optik dengan mekanisme dorong-tarik.
Contoh: Konektor pada perangkat akses optik.
Mekanisme penyalinan berkas melalui koneksi SSH, dengan perilaku bergantung implementasi.
Contoh: Menyalin berkas administrasi.
Stream Control Transmission Protocol, transport pesan dengan beberapa stream.
Contoh: Sistem komunikasi yang memakai SCTP.
Pengelolaan jalur WAN berbasis perangkat lunak dan kebijakan.
Contoh: Pemilihan jalur aplikasi antarcabang.
Pemisahan kendali jaringan dan penerusan melalui pengelolaan terprogram.
Contoh: Controller mengatur aturan switch.
Session Description Protocol, deskripsi parameter media dan sesi.
Contoh: Negosiasi codec panggilan.
Antena dengan cakupan sudut sektor tertentu.
Contoh: Sektor akses beberapa pelanggan.
Atribut yang membatasi pengiriman cookie pada konteks transport aman terkait.
Contoh: Cookie sesi melalui HTTPS.
Konteks parameter keamanan satu arah pada protokol terkait.
Contoh: SA untuk trafik IPsec.
Pemeriksaan kendali keamanan terhadap kriteria tertentu.
Contoh: Meninjau hak akses operator.
Kebijakan akses jaringan sumber daya pada platform terkait.
Contoh: Mengizinkan port aplikasi dari sumber tertentu.
Aturan organisasi tentang perlindungan dan penggunaan sistem.
Contoh: Kebijakan akses jarak jauh.
Unit data pada komunikasi TCP.
Contoh: TCP mengirim bagian berkas sebagai segmen.
Pengarahan melalui rangkaian segmen yang ditentukan.
Contoh: Jalur backbone berbasis segmen.
Nomor urutan byte pada TCP.
Contoh: Menyusun kembali data TCP.
Waktu untuk menempatkan seluruh paket pada link.
Contoh: Paket besar memakan waktu pada link lambat.
Sistem yang menyediakan layanan atau data kepada client.
Contoh: Server website mengirim halaman ketika browser memintanya.
Pengiriman peristiwa dari server melalui aliran HTTP.
Contoh: Status diperbarui tanpa polling terus-menerus.
Jawaban DNS bahwa server gagal menyelesaikan permintaan.
Contoh: Masalah validasi atau server upstream.
Pengaktifan layanan setelah syarat operasional terpenuhi.
Contoh: Akun akses mulai dapat digunakan.
Lapisan pengelolaan komunikasi antarlayanan.
Contoh: Kebijakan dan observasi trafik aplikasi.
Pengenal sesi yang menghubungkan aktivitas client.
Contoh: Pengenal sesi portal pelanggan.
Lapisan model OSI untuk pengelolaan sesi komunikasi.
Contoh: Pembentukan dialog antarsistem.
Batas lama atau kondisi berakhirnya sesi.
Contoh: Sesi akses dibatasi sesuai kebijakan.
Header respons untuk menetapkan cookie.
Contoh: Server membuat cookie sesi.
Teknologi pengamatan trafik dan counter berbasis sampling.
Contoh: Pengawasan port jaringan skala besar.
Small Form-factor Pluggable, modul antarmuka yang dapat dilepas.
Contoh: Port switch memakai modul optik.
Form factor modul umum untuk sambungan kelas 10 gigabit.
Contoh: Uplink switch 10 GbE.
Form factor modul umum untuk sambungan kelas 25 gigabit.
Contoh: Sambungan server 25 GbE.
SSH File Transfer Protocol, pemindahan berkas melalui SSH.
Contoh: Transfer backup melalui sambungan aman.
Komponen pendamping workload dalam pola arsitektur terkait.
Contoh: Proxy mendampingi aplikasi.
Pengumpulan dan analisis kejadian keamanan dari banyak sumber.
Contoh: Korelasi log firewall dan login.
Komunikasi hanya menuju satu arah.
Contoh: Siaran data satu arah.
Serat dengan satu mode propagasi utama pada kondisi operasinya.
Contoh: Link jarak jauh yang sesuai modul.
Session Initiation Protocol, pengaturan sesi komunikasi.
Contoh: Pembentukan panggilan VoIP.
Layanan koneksi sesi telepon berbasis SIP.
Contoh: PBX terhubung penyedia telepon.
Daftar alamat situs untuk membantu penemuan halaman.
Contoh: Mesin pencari menemukan artikel.
Service Level Agreement, kesepakatan tingkat layanan.
Contoh: Target layanan sesuai kontrak.
Konfigurasi alamat IPv6 mandiri berdasarkan pengumuman router.
Contoh: Perangkat membentuk alamat IPv6 otomatis.
Service Level Indicator, ukuran untuk menilai layanan.
Contoh: Persentase permintaan berhasil.
Service Level Objective, sasaran kinerja layanan.
Contoh: Sasaran ketersediaan bulanan.
Tahap pertumbuhan awal jendela kendali kemacetan TCP.
Contoh: Koneksi baru meningkatkan laju bertahap.
Server Message Block, protokol berbagi berkas dan layanan terkait.
Contoh: Folder bersama pada jaringan kantor.
Simple Mail Transfer Protocol, protokol pengiriman email.
Contoh: Server mengirim email ke server lain.
Penyerahan email pengguna ke layanan pengiriman terautentikasi.
Contoh: Aplikasi email mengirim pesan ke provider.
Rekaman keadaan pada titik waktu tertentu sesuai sistem.
Contoh: Titik pemulihan mesin virtual.
Source NAT, perubahan alamat sumber trafik.
Contoh: Alamat LAN diterjemahkan saat keluar.
Server Name Indication, informasi nama server dalam negosiasi TLS terkait.
Contoh: Beberapa domain berbagi satu IP.
Simple Network Management Protocol, protokol pertukaran informasi pengelolaan perangkat.
Contoh: Membaca statistik port switch.
Nilai kendali akses pada SNMP versi terkait, bukan enkripsi.
Contoh: Community baca untuk sistem lama.
Pemberitahuan SNMP yang meminta pengakuan penerima.
Contoh: Notifikasi kejadian dengan acknowledgment.
Permintaan berkala informasi perangkat melalui SNMP.
Contoh: Mengambil statistik setiap menit.
Pemberitahuan SNMP yang dikirim agent tanpa permintaan rutin.
Contoh: Pemberitahuan port mati.
Versi SNMP dengan model keamanan yang mendukung autentikasi dan privasi.
Contoh: Pemantauan perangkat dengan kredensial sesuai kebijakan.
Signal-to-Noise Ratio, perbandingan sinyal terhadap gangguan derau.
Contoh: Menilai kualitas penerimaan radio.
Otomatisasi dan koordinasi proses penanganan keamanan.
Contoh: Alur respons terhadap peringatan.
Security Operations Center, fungsi pemantauan dan respons keamanan.
Contoh: Tim memeriksa kejadian keamanan.
Endpoint komunikasi yang menghubungkan aplikasi dengan jaringan.
Contoh: Alamat IP dan port aplikasi.
Kegagalan yang dianggap sementara dalam sistem terkait.
Contoh: Kotak surat penuh.
Aplikasi telepon berbasis perangkat lunak.
Contoh: Panggilan melalui komputer.
Penyaringan pesan berdasarkan indikasi email tidak diinginkan.
Contoh: Pesan mencurigakan masuk folder spam.
Switched Port Analyzer, implementasi mirroring port pada perangkat tertentu.
Contoh: Merekam trafik dari port switch.
Aliran data terpisah melalui dimensi spasial radio.
Contoh: Perangkat 2x2 mendukung hingga dua stream.
Pengujian laju transfer dan respons menuju server tertentu pada saat tes.
Contoh: Hasil dipengaruhi perangkat, Wi-Fi, trafik bersamaan, dan jalur pengujian.
Sender Policy Framework, kebijakan sumber pengirim untuk identitas email tertentu.
Contoh: Domain menyebut server pengiriman.
Shortest Path First, perhitungan jalur terpendek berbasis topologi.
Contoh: Perhitungan ulang OSPF.
Switch penghubung leaf pada fabric.
Contoh: Transport antarleaf.
Wadah pengatur sambungan serat.
Contoh: Penyimpanan hasil splice di closure.
Perbandingan jumlah cabang splitter.
Contoh: 1:16 membagi ke enam belas cabang.
Hanya trafik tertentu diarahkan melalui VPN.
Contoh: Aplikasi kantor melalui tunnel, trafik lain langsung.
Jawaban DNS berbeda menurut konteks jaringan atau peminta.
Contoh: Nama yang sama menuju IP internal dari kantor.
Manipulasi kueri database melalui input yang tidak ditangani aman.
Contoh: Parameter disalahgunakan untuk mengubah kueri.
Pembagian fungsi perangkat PCIe agar dapat digunakan workload secara terpisah.
Contoh: Akses jaringan virtual berperforma tinggi.
Segment Routing dengan data plane MPLS.
Contoh: Instruksi jalur memakai label.
Secure RTP, perlindungan media RTP.
Contoh: Suara dienkripsi sesuai profil.
Segment Routing menggunakan mekanisme IPv6.
Contoh: Daftar segmen pada paket IPv6.
Secure Shell, protokol akses dan kanal aman.
Contoh: Administrasi server terotorisasi.
Nama jaringan Wi-Fi yang terlihat saat memilih sambungan.
Contoh: SSID berbeda belum tentu berarti jaringan sudah terpisah secara aman.
Pendahulu TLS; versi SSL lama tidak layak dipakai untuk keamanan modern.
Contoh: Istilah sertifikat SSL sering berarti sertifikat TLS.
Single Sign-On, satu autentikasi untuk beberapa aplikasi dalam sistem terkait.
Contoh: Portal kantor memakai sesi masuk bersama.
Server-Side Request Forgery, pemaksaan server mengakses tujuan tak semestinya.
Contoh: Input URL dipakai mencapai layanan internal.
Konektor optik dengan pengunci bayonet.
Contoh: Instalasi fiber generasi tertentu.
Perangkat terhubung melalui titik pusat.
Contoh: Komputer kantor menuju switch pusat.
Permintaan peningkatan koneksi protokol ke TLS.
Contoh: SMTP bernegosiasi untuk enkripsi.
Firewall yang mempertimbangkan keadaan koneksi.
Contoh: Jawaban sambungan diizinkan sesuai state.
Firewall yang memeriksa paket tanpa konteks sesi lengkap.
Contoh: Aturan sederhana berdasarkan IP dan port.
Konten yang dapat dikirim tanpa logika dinamis per permintaan.
Contoh: Gambar dan berkas CSS.
Alamat IP yang ditetapkan secara tetap melalui konfigurasi.
Contoh: Alamat tetap untuk printer.
Rute yang ditetapkan melalui konfigurasi.
Contoh: Rute manual ke kantor cabang.
Jaringan untuk akses penyimpanan.
Contoh: Server mengakses sistem storage.
Pembatasan jenis trafik yang dapat membanjiri jaringan.
Contoh: Membatasi broadcast berlebih.
Spanning Tree Protocol, mencegah loop pada jaringan switch.
Contoh: Menonaktifkan jalur berlebih secara logis.
Shielded Twisted Pair, kabel pasangan terpilin dengan pelindung sesuai konstruksi.
Contoh: Instalasi dengan kebutuhan gangguan elektromagnetik.
Pengiriman data pemantauan sebagai aliran berkelanjutan.
Contoh: Statistik perangkat dikirim ke collector.
Protokol untuk membantu aplikasi mengetahui pemetaan alamat dan kondisi NAT.
Contoh: Aplikasi real-time memeriksa aksesnya.
Nama di bawah domain induk.
Contoh: blog.example.com.
Bagian jaringan IP dengan rentang alamat tertentu berdasarkan prefix atau subnet mask.
Contoh: 192.168.1.0/24 merupakan contoh subnet IPv4.
Penanda bagian jaringan dan host pada alamat IPv4.
Contoh: 255.255.255.0 untuk prefix /24.
Perangkat yang menghubungkan perangkat dalam jaringan lokal, umumnya berdasarkan MAC address.
Contoh: Switch menambah sambungan kabel untuk komputer dan perangkat kantor.
Enkripsi dengan kunci rahasia bersama.
Contoh: Enkripsi data sesi.
Flag TCP untuk memulai sinkronisasi koneksi.
Contoh: Paket pertama pembentukan TCP.
Banjir permintaan awal TCP untuk membebani sumber daya.
Contoh: Banyak koneksi tidak diselesaikan.
Mekanisme dan format pengiriman log sistem.
Contoh: Router mengirim kejadian ke server log.
Protokol AAA yang umum untuk administrasi perangkat jaringan.
Contoh: Login operator router melalui server AAA.
Protokol transport berorientasi koneksi dengan urutan dan pengiriman ulang.
Contoh: Transfer berkas web melalui TCP.
Pembentukan koneksi TCP melalui pertukaran SYN dan ACK.
Contoh: Sebelum transfer data dimulai.
Pemeriksaan koneksi TCP yang tidak aktif.
Contoh: Mendeteksi rekan yang tidak lagi tersedia.
Nomor untuk membedakan layanan atau endpoint TCP.
Contoh: HTTPS biasa memakai port 443.
Model lapisan komunikasi yang digunakan untuk menjelaskan protokol internet.
Contoh: Mengelompokkan IP dan TCP.
Alat baris perintah untuk menangkap dan menampilkan paket.
Contoh: Capture terotorisasi pada server.
Protokol terminal jarak jauh tanpa enkripsi bawaan.
Contoh: Tidak dipakai untuk kredensial pada jaringan tak tepercaya.
Trivial File Transfer Protocol, transfer sederhana tanpa autentikasi bawaan.
Contoh: Pemindahan firmware pada jaringan terkontrol.
Gambaran aset, ancaman, dan kemungkinan jalur serangan.
Contoh: Perencanaan keamanan aplikasi.
Ambang untuk penilaian atau pemicu tindakan.
Contoh: Alarm ketika suhu melewati ambang.
Laju data yang benar-benar berhasil dipindahkan selama pengukuran.
Contoh: Throughput dapat lebih rendah daripada kapasitas atau batas paket.
Keadaan TCP setelah penutupan untuk menangani paket lama.
Contoh: Socket menunggu sebelum pemakaian ulang tertentu.
Penanda waktu suatu kejadian.
Contoh: Mencocokkan waktu gangguan antarsistem.
Top-Level Domain, bagian tingkat atas nama domain.
Contoh: .id atau .com.
Transport Layer Security, perlindungan komunikasi dengan kriptografi.
Contoh: Sambungan HTTPS.
Negosiasi parameter dan pembentukan kunci komunikasi TLS.
Contoh: Browser membentuk sambungan aman.
Pembukaan sambungan TLS pada komponen perantara tertentu.
Contoh: Reverse proxy menangani HTTPS.
Pelaporan kegagalan keamanan transport email.
Contoh: Laporan masalah TLS pengiriman.
Model pembatasan laju berdasarkan token yang tersedia.
Contoh: Policer mengizinkan trafik saat token cukup.
Pola hubungan perangkat dalam jaringan.
Contoh: Denah sambungan kantor.
Top-of-Rack switch untuk penghubung perangkat pada rack.
Contoh: Server rack menuju switch lokal.
OTP berdasarkan waktu dan rahasia bersama.
Contoh: Kode berkala dari aplikasi autentikator.
Transmit Power Control, pengendalian daya pancar.
Contoh: Menyesuaikan daya radio.
Diagnostik lintasan dengan respons hop, hasil dapat tidak lengkap.
Contoh: Memeriksa jalur menuju server.
Pengaturan jalur agar kapasitas dan kebijakan jaringan terpenuhi.
Contoh: Mengalihkan aliran dari link padat.
Pembatasan trafik dengan tindakan seperti pembuangan atau penandaan.
Contoh: Paket di atas laju diizinkan dibuang.
Pengaturan laju trafik dengan penjadwalan atau penundaan.
Contoh: Merapikan trafik sesuai batas layanan.
Perangkat pemancar sekaligus penerima.
Contoh: Modul optik pada switch.
Layanan membawa trafik menuju jaringan internet lainnya.
Contoh: ISP membeli konektivitas upstream.
Proxy yang bekerja tanpa konfigurasi eksplisit client tertentu.
Contoh: Pengalihan trafik sesuai desain jaringan.
Lapisan komunikasi ujung ke ujung aplikasi.
Contoh: TCP dan UDP.
Susunan jaringan bercabang dari tingkat atas ke bawah.
Contoh: Switch utama dengan cabang per lantai.
Penilaian perubahan data sepanjang waktu.
Contoh: Membandingkan pemakaian bulanan.
Catatan laporan dan penanganan gangguan.
Contoh: Pelacakan keluhan koneksi pelanggan.
Port yang membawa beberapa VLAN, biasanya dengan tag.
Contoh: Uplink antara dua switch.
Time to First Byte, waktu sampai byte awal respons diterima.
Contoh: Penilaian respons server dan jalur.
Time to Live, batas hop paket IPv4.
Contoh: Router mengurangi TTL saat meneruskan.
Relay untuk komunikasi ketika jalur langsung tidak berhasil.
Contoh: Media lewat relay pada NAT tertentu.
Target Wake Time, penjadwalan waktu aktif perangkat Wi-Fi yang mendukungnya.
Contoh: Penghematan daya perangkat tertentu.
Daya yang dipancarkan perangkat.
Contoh: Pembacaan keluaran modul optik.
Protokol transport datagram tanpa jaminan urutan atau pengiriman ulang bawaan.
Contoh: Aplikasi real-time menangani kehilangan sendiri.
Nomor untuk membedakan layanan atau endpoint UDP.
Contoh: DNS dapat menggunakan UDP port 53.
Unique Local Address, alamat IPv6 untuk penggunaan lokal.
Contoh: Prefix fc00::/7 dengan ketentuan terkait.
Jaringan dasar yang membawa trafik overlay.
Contoh: IP transport untuk VXLAN.
Pengiriman kepada satu tujuan.
Contoh: Komputer mengirim ke satu server.
Penyebaran frame unicast ketika port tujuan belum diketahui.
Contoh: Switch mencari endpoint yang belum dipelajari.
Pernyataan batas kecepatan hingga nilai tertentu, bukan jaminan laju tetap setiap waktu.
Contoh: Periksa ketentuan paket dan bedakan batas normal dari fitur burst.
Pemolesan konektor ultra-physical contact.
Contoh: Konektor biru pada sistem yang sesuai.
Proses mengirim data dari perangkat ke jaringan atau internet.
Contoh: Mengirim berkas dan video rapat menggunakan upload.
Uninterruptible Power Supply, penyedia daya cadangan sementara.
Contoh: Router tetap hidup saat listrik padam singkat.
Penyedia atau jaringan arah atas yang memberi akses ke jaringan lebih luas.
Contoh: Operator transit bagi ISP.
Server belakang yang menerima permintaan dari perantara.
Contoh: Aplikasi di belakang reverse proxy.
Lama perangkat atau layanan berjalan sejak mulai atau restart, sesuai definisi alat.
Contoh: Uptime perangkat tidak selalu sama dengan lama internet tanpa gangguan.
Uniform Resource Identifier, pengenal sumber daya.
Contoh: Pengenal dapat berupa URL.
Uniform Resource Locator, alamat suatu sumber daya.
Contoh: https://example.com/halaman.
Bagian alamat yang menunjukkan cara atau jenis akses.
Contoh: https pada alamat website.
Kelompok parameter untuk layanan atau pengguna.
Contoh: Profil voucher menentukan batas layanan.
Header identitas perangkat lunak client yang dikirimnya sendiri.
Contoh: Identifikasi jenis browser secara indikatif.
Unshielded Twisted Pair, kabel pasangan terpilin tanpa pelindung tambahan.
Contoh: Kabel LAN dalam ruangan.
Masa berlaku layanan menurut aturan yang ditentukan.
Contoh: Voucher berlaku hingga waktu akhir yang ditetapkan.
Visual Fault Locator, sumber cahaya untuk pemeriksaan serat tertentu.
Contoh: Teknisi mencari gangguan sesuai prosedur.
Bridge perangkat lunak untuk menyambungkan antarmuka.
Contoh: Menghubungkan jaringan container.
Konfigurasi beberapa situs pada server yang sama.
Contoh: Nama domain berbeda memiliki situs berbeda.
Komputer virtual yang berjalan di atas sistem virtualisasi.
Contoh: Server aplikasi virtual.
Switch berbasis perangkat lunak untuk jaringan virtual.
Contoh: Menghubungkan mesin virtual.
Virtual LAN: pembagian jaringan lokal secara logis pada infrastruktur yang mendukungnya.
Contoh: VLAN dapat membantu memisahkan jaringan tamu dari jaringan kerja.
Informasi VLAN yang disisipkan pada frame.
Contoh: Switch membedakan trafik tiap VLAN.
VXLAN Network Identifier, pengenal jaringan virtual VXLAN.
Contoh: Memisahkan tenant pada VXLAN.
Antarmuka jaringan virtual untuk workload.
Contoh: NIC mesin virtual.
Voice over IP, komunikasi suara melalui jaringan IP.
Contoh: Telepon kantor melalui internet.
Virtual Private Cloud, lingkup jaringan virtual terisolasi pada platform terkait.
Contoh: Subnet aplikasi di cloud.
Virtual Private LAN Service, layanan LAN multipoint melalui jaringan operator.
Contoh: Beberapa kantor dalam layanan Ethernet bersama.
Virtual Private Network: sambungan jaringan privat melalui jaringan lain; perlindungannya bergantung pada protokol dan konfigurasi.
Contoh: VPN kerja dapat memberi akses ke sumber daya kantor yang diizinkan.
Virtual Routing and Forwarding, tabel routing terpisah dalam perangkat.
Contoh: Memisahkan jaringan beberapa pelanggan.
Virtual Router Redundancy Protocol, pengelolaan gateway virtual dengan cadangan.
Contoh: Gateway tetap tersedia saat router utama gagal.
VXLAN Tunnel Endpoint, titik pembungkus dan pembuka VXLAN.
Contoh: Switch mengirim frame lewat tunnel.
Kelemahan yang dapat dimanfaatkan untuk melanggar keamanan.
Contoh: Layanan memiliki celah yang belum diperbaiki.
Pembungkusan jaringan lapisan dua di atas UDP/IP.
Contoh: Jaringan virtual antarswitch datacenter.
Web Application Firewall, penyaringan permintaan aplikasi web.
Contoh: Memblokir pola permintaan berbahaya.
Lingkup tujuan yang diizinkan sebelum akses penuh sesuai kebijakan portal.
Contoh: Halaman bantuan bisa dibuka sebelum login.
Wide Area Network: jaringan yang menghubungkan area atau lokasi yang lebih luas.
Contoh: Port WAN router biasanya menghadap jaringan penyedia layanan.
Mekanisme pengawasan untuk mengambil tindakan saat sistem tidak merespons.
Contoh: Restart sesuai aturan pengawasan.
Panjang gelombang sinyal optik atau radio.
Contoh: Pemilihan modul optik sesuai sistem.
Wavelength Division Multiplexing, penggabungan panjang gelombang berbeda pada serat.
Contoh: Beberapa kanal optik pada satu fiber.
Layanan penempatan dan penyajian website.
Contoh: Hosting halaman perusahaan.
Perangkat lunak penerima permintaan dan penyedia konten HTTP.
Contoh: Server menyajikan halaman website.
Pemberitahuan HTTP dari suatu sistem ke endpoint sistem lain.
Contoh: Layanan mengirim kejadian pembayaran.
Teknologi komunikasi real-time pada platform yang mendukungnya.
Contoh: Rapat video melalui browser.
Protokol komunikasi dua arah persisten setelah pembentukan sambungan.
Contoh: Pembaruan langsung aplikasi.
Layanan pencarian informasi registrasi dengan protokol lama.
Contoh: Melihat data registrasi yang dipublikasikan.
Teknologi jaringan lokal nirkabel; terhubung ke Wi-Fi belum tentu memiliki akses internet.
Contoh: Ponsel bisa tersambung ke router saat sambungan internet router sedang terputus.
Generasi teknologi Wi-Fi dengan pengembangan kemampuan radio dan pengelolaan koneksi.
Contoh: Manfaat fitur memerlukan dukungan perangkat dan konfigurasi yang sesuai.
Wi-Fi 6 dengan dukungan pita 6 GHz sesuai perangkat dan aturan setempat.
Contoh: Perlu router dan client kompatibel.
Perluasan rentang receive window TCP.
Contoh: Transfer pada jalur cepat berlatensi tinggi.
Protokol dan perangkat lunak VPN dengan desain kriptografi modern.
Contoh: Tunnel dua lokasi yang dikonfigurasi.
Perangkat lunak analisis protokol dari paket jaringan.
Contoh: Memeriksa handshake yang gagal.
Wireless LAN, jaringan lokal dengan media nirkabel.
Contoh: Jaringan Wi-Fi kantor.
Wi-Fi Multimedia, pengelompokan prioritas akses radio.
Contoh: Penanganan trafik suara dan video.
Keamanan Wi-Fi dengan autentikasi individual melalui sistem pendukung.
Contoh: Pengguna kantor memakai akun masing-masing.
Keamanan Wi-Fi dengan kredensial bersama atau mekanisme personal terkait.
Contoh: Kata sandi Wi-Fi rumah.
Standar keamanan akses Wi-Fi; dukungan dan pengaturannya bergantung pada perangkat.
Contoh: Gunakan mode keamanan yang sesuai dan kata sandi yang kuat.
Wi-Fi Protected Setup, metode kemudahan pendaftaran perangkat dengan risiko bergantung mode.
Contoh: Pendaftaran melalui tombol perangkat.
Keluarga PON dengan kapasitas kelas 10 gigabit dan karakteristik arah tertentu.
Contoh: Peningkatan infrastruktur akses optik.
Keluarga PON kelas 10 gigabit simetris pada lapisan akses.
Contoh: Perangkat OLT dan ONT kompatibel.
Format data dengan struktur tag.
Contoh: Dokumen konfigurasi layanan.
Cross-Site Scripting, eksekusi skrip tidak diizinkan dalam konteks situs.
Contoh: Input tidak aman menjadi skrip.
Bahasa model data untuk pengelolaan jaringan.
Contoh: Model antarmuka perangkat.
Pendekatan akses yang memeriksa identitas dan konteks tanpa kepercayaan otomatis karena lokasi.
Contoh: Aplikasi internal tetap memerlukan verifikasi.
Representasi data record suatu zona DNS.
Contoh: Daftar A dan MX domain.
Pemindahan data zona antara server yang diizinkan.
Contoh: Sinkronisasi nameserver sekunder.
Zero Trust Network Access, akses aplikasi berdasarkan kebijakan dan identitas.
Contoh: Pengguna diberi akses ke aplikasi tertentu.